Roma, Sinata.id – Kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2026 berbuntut panjang. Presiden Federasi Sepak Bola Italia, Gabriele Gravina, resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai bentuk tanggung jawab.
Pengunduran diri tersebut diumumkan oleh Federasi Sepak Bola Italia melalui pernyataan resmi pada Kamis (2/4). Gravina menyampaikan keputusan itu dalam rapat bersama perwakilan kompetisi di markas FIGC di Roma. Buffon Ikut Mundur Tak hanya Gravina, legenda sepak bola Italia Gianluigi Buffon juga memilih mundur dari perannya sebagai Kepala Delegasi Tim Nasional.
Langkah ini mempertegas dampak besar dari kegagalan Italia yang kembali absen di ajang sepak bola terbesar dunia. Tekanan Publik dan Evaluasi Keputusan mundur kedua tokoh tersebut tidak lepas dari derasnya kritik publik dan tuntutan evaluasi total terhadap sistem sepak bola Italia. Kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 menjadi yang ketiga secara beruntun setelah edisi 2018 dan 2022.
Situasi ini memicu pertanyaan serius terkait pembinaan pemain, manajemen tim, hingga strategi jangka panjang federasi. Gravina Siap Beri Penjelasan Meski mundur, Gravina menyatakan kesiapannya untuk memberikan laporan lengkap terkait kondisi sepak bola Italia. Ia dijadwalkan hadir dalam forum parlemen Italia pada 8 April untuk memaparkan evaluasi menyeluruh, termasuk kekuatan dan kelemahan sistem yang ada. Krisis Regenerasi Jadi Sorotan Banyak pihak menilai kegagalan Italia tidak lepas dari krisis regenerasi pemain serta kurangnya konsistensi performa di level internasional. Padahal, Italia dikenal sebagai salah satu kekuatan besar sepak bola dunia dengan sejarah panjang prestasi. Masa Depan Azzurri Dengan mundurnya pimpinan federasi dan pejabat tim nasional, Italia kini memasuki fase transisi penting. Reformasi menyeluruh diyakini menjadi langkah krusial untuk mengembalikan kejayaan tim berjuluk Azzurri tersebut.
Publik sepak bola dunia pun menanti langkah konkret Italia dalam membangun kembali kekuatan mereka agar bisa kembali bersaing di level tertinggi.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.