Selain itu, Tuan Rondahaim juga menghadapi pemberontakan internal di wilayah kekuasaannya. Ada dua orang bangsawan yang menduduki beberapa kampung di wilayah kekuasannya dan melakukan kontak dengan Belanda.
Hingga kemudian, kesehatan Tuan Rondahaim Saragih berangsur-angsur memburuk. Sekujur tubuhnya membengkak dan tidak dapat diobati oleh satu tabib pun di Raya.
Lalu, pada Juli 1891, Tuan Rondahaim wafat di Rumah Bolon Raya. Menurut catatan Jaulung Wismar Saragih. Wafatnya Tuan Rondahaim diratapi oleh semua orang di Raya.
Bintang Jasa
Sebelum dinobatkan sebagai pahlawan nasional hari ini, 10 Nopember 2025 oleh Presiden RI Prabowo Subianto, 25 tahun yang lalu, Rondahaim Saragih mendapat tanda kehormatan berupa Bintang Jasa Utama dari Presiden RI dimasa itu, BJ Habibie.
Bintang Jasa Utama itu diberikan BJ Habibie pada 13 Desember 1999, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 077/TK/Tahun 1999, atas jasa-jasanya melawan penjajah Belanda. (*)
Sumber: Wikipedia
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.