MENU
Jelang HBKN 2026, Pemko Siantar Temukan Minyakita Dijual di Atas HET
WA FB
Ekonomi & Bisnis

Jelang HBKN 2026, Pemko Siantar Temukan Minyakita Dijual di Atas HET

J Editor : Jansen Siahaan | 13 Feb 2026 | 14:45 WIB
Jelang HBKN 2026, Pemko Siantar Temukan Minyakita Dijual di Atas HET
Sidak harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). (istimewa)

Pematangsiantar, Sinata.id — Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar bersama Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan menemukan minyak goreng merek Minyakita dijual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Temuan tersebut diperoleh saat inspeksi mendadak (sidak) harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Selasa (10/2/2026).

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kota Pematangsiantar, Herbert Aruan, mengatakan pihaknya telah memberikan saran kepada pedagang agar membeli Minyakita langsung dari Badan Urusan Logistik (Bulog).

“Kami sudah menyarankan pedagang agar membeli Minyakita langsung dari Bulog,” ujar Herbert, Jumat (13/2/2026).

Menurutnya, dengan membeli dari distributor resmi, pedagang tetap dapat memperoleh keuntungan tanpa harus menjual di atas HET. Ia menegaskan, kepatuhan terhadap harga yang ditetapkan pemerintah penting untuk menjaga stabilitas harga dan melindungi konsumen.

Di sejumlah kios Pasar Horas, Minyakita tercatat dijual sesuai HET sebesar Rp15.700 per liter. Namun, tim juga menemukan pedagang yang menjual dengan harga Rp17.000 per liter.

Selain melakukan pengawasan harga menjelang HBKN, Pemko Pematangsiantar melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan akan menggelar Pasar Murah Keliling setiap minggu. Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dijadwalkan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) pada 12–13 Februari 2026.

Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan. (SN14)

 

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.