MENU
📍Siantar 📍Simalungun 📍Medan 📍Singkil 📍Taput 📍Sibolga
Jennifer dan Hayato Resmi Dipasangkan di Jepang, Perkuat Konservasi Or...
WA FB
Dunia

Jennifer dan Hayato Resmi Dipasangkan di Jepang, Perkuat Konservasi Orangutan Kalimantan

J Editor : Jansen Siahaan | 07 Jun 2026 | 13:08 WIB
Jennifer dan Hayato Resmi Dipasangkan di Jepang, Perkuat Konservasi Orangutan Kalimantan
Jennifer, orangutan Kalimantan betina asal Indonesia, dan Hayato, orangutan Kalimantan jantan kelahiran Jepang. (instagram/@kbritokyo)

Ehime, Sinata.id – Orangutan Kalimantan betina bernama Jennifer dari Indonesia resmi diperkenalkan kepada pasangannya, Hayato, seekor orangutan Kalimantan jantan yang lahir di Jepang.

Momen bersejarah tersebut berlangsung di Tobe Zoo, Prefektur Ehime, Jepang, Sabtu (6/6/2026).

Pertemuan Jennifer dan Hayato menjadi bagian dari program konservasi orangutan Kalimantan yang terancam punah, sekaligus menjadi simbol eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang.

Berdasarkan keterangan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo, Jennifer didatangkan dari Taman Safari Indonesia melalui skema International Collaborative Breeding Loan Program, sebuah program kerja sama internasional yang bertujuan mendukung pelestarian satwa langka.

Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Nurmala Kartini P. Sjahrir, melalui sambutan yang dibacakan Atase Kehutanan KBRI Tokyo, Ima Yudin Rayaningtyas, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan contoh nyata kolaborasi lintas negara dalam menjaga kelestarian spesies yang terancam punah.

"Program breeding loan orangutan antara Indonesia dan Jepang merupakan contoh nyata kerja sama internasional dalam mendukung upaya konservasi spesies yang terancam punah," ujarnya.

Kartini berharap Jennifer dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan barunya dan bersama Hayato berkontribusi terhadap keberhasilan program pengembangbiakan orangutan Kalimantan.

Apresiasi juga disampaikan Gubernur Prefektur Ehime, Tokihiro Nakamura. Ia menilai kehadiran Jennifer merupakan hasil dukungan Pemerintah Indonesia dan Taman Safari Indonesia dalam memperkuat kerja sama konservasi satwa.

"Kami berharap Jennifer dan Hayato dapat hidup sehat, saling beradaptasi dengan baik, dan pada saatnya nanti berkontribusi pada keberhasilan pengembangbiakan orangutan," katanya.

Sementara itu, Direktur Tobe Zoo, Takaaki Ikeda, menegaskan pihaknya akan mengutamakan kesehatan, kenyamanan, dan kesejahteraan kedua satwa tersebut selama mengikuti program konservasi.

Menurut Ikeda, proses adaptasi menjadi prioritas utama sebelum Jennifer dan Hayato dapat menjalani tahapan pengembangbiakan lebih lanjut.

Acara perkenalan pasangan orangutan tersebut turut dihadiri pejabat pemerintah Jepang, perwakilan KBRI Tokyo, serta pendiri Taman Safari Indonesia, Jansen Manansang. Kegiatan itu juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya Indonesia.

Puncak acara ditandai dengan prosesi first bite, yaitu momen ketika Jennifer dan Hayato menikmati "kue" khusus yang terbuat dari buah-buahan serta sayuran favorit mereka. Meski masih ditempatkan di kandang terpisah, keduanya sudah dapat saling melihat sebagai bagian dari proses adaptasi awal.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.