Jakarta, Sinata.id – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tengah mempertimbangkan memanggil pemain senior Andik Vermansah untuk Piala AFF 2026.
Selain itu, empat pemain naturalisasi baru juga diproyeksikan bergabung untuk menghadapi Oman pada laga FIFA Matchday di Jakarta, 5 Juni 2026.
Langkah ini diambil karena sejumlah pemain Indonesia yang berkarier di Eropa berpotensi tidak dapat memperkuat tim pada ajang Piala AFF. Turnamen tersebut tidak termasuk dalam kalender resmi FIFA, sehingga klub tidak memiliki kewajiban melepas pemainnya.
Andik Vermansah Kembali Masuk Radar
Nama Andik Vermansah mencuat sebagai kandidat kuat setelah tampil impresif bersama Garudayaksa FC di kompetisi kasta kedua. Pemain berusia 34 tahun itu mencatatkan 13 assist dan dua gol dari 23 pertandingan musim ini.
Kontribusinya turut membawa Garudayaksa FC promosi ke Liga 1 usai mengalahkan Persikad Depok dengan skor 3-1 di Stadion Pakansari.
Empat Pemain Naturalisasi Disiapkan
Selain memantau pemain domestik, proses naturalisasi empat pemain keturunan juga disebut telah mendapatkan lampu hijau sesuai regulasi FIFA.
Keempat pemain tersebut adalah Luke Vickery (Macarthur FC), Dean Zandbergen (VVV-Venlo), Pascal Struijk (Leeds United), dan Jordy Wehrmann (Madura United).
Mereka dinilai memenuhi ketentuan Pasal 7 Regulasi FIFA terkait perpindahan asosiasi.
Vickery dilaporkan memiliki garis keturunan Indonesia dari neneknya di Sumatra dan telah menjalin komunikasi dengan tim pelatih. Sementara itu, Zandbergen tampil tajam dengan koleksi 15 gol di Liga 2 Belanda.
Pascal Struijk diproyeksikan memperkuat lini pertahanan dan berduet dengan Jay Idzes. Adapun Jordy Wehrmann yang kini bermain di Madura United dipersiapkan mengisi lini tengah, terutama saat Thom Haye masih menjalani sanksi.
Isu Naturalisasi Kian Menguat
Di sisi lain, wacana naturalisasi juga menyasar pemain non-keturunan. Nama gelandang asal Argentina, Alexis Messidoro, turut menjadi perbincangan.
Messidoro dikenal sebagai pemain kreatif dengan visi permainan yang baik. Bersama Dewa United, ia mencatatkan 10 gol dan 6 assist dari 32 pertandingan musim ini.
Berdasarkan regulasi FIFA dan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan, pemain tanpa garis keturunan tetap berpeluang membela negara lain setelah memenuhi syarat tinggal minimal lima tahun berturut-turut sejak usia 18 tahun.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.