MENU
Kado HUT ke-155! Pematangsiantar Tembus 4 Besar Kota Toleran di Indone...
WA FB
Pematangsiantar

Kado HUT ke-155! Pematangsiantar Tembus 4 Besar Kota Toleran di Indonesia

J Editor : Jansen Siahaan | 29 Apr 2026 | 21:25 WIB
Kado HUT ke-155! Pematangsiantar Tembus 4 Besar Kota Toleran di Indonesia
Pematangsiantar meraih peringkat 4 Kota Paling Toleran di Indonesia tahun 2025. (diskominfosiantar)

Pematangsiantar, Sinata.id - Kota Pematangsiantar berhasil meraih peringkat ke-4 dalam Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2025. Capaian ini meningkat satu tingkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Pengumuman IKT tersebut disampaikan oleh Setara Institute dalam acara peluncuran yang digelar di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, menyebutkan bahwa prestasi ini menjadi kado istimewa dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-155 Kota Pematangsiantar.

“Toleransi merupakan kekuatan utama dalam membangun Kota Pematangsiantar yang semakin cerdas, sehat, kreatif, dan selaras,” ujarnya.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pematangsiantar, H.M. Ali Lubis, turut mengapresiasi pencapaian tersebut.

Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kerukunan.

Ali berharap, seluruh pihak dapat terus mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas toleransi di Kota Pematangsiantar.

[caption id="attachment_44489" align="alignnone" width="750"] Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi bersama para pengurus MUI Pematangsiantar dan Sumatera Utara. (diskominfosiantar)[/caption]

“Harapannya, ke depan peringkat ini bisa terus naik hingga menjadi yang terbaik di Indonesia,” katanya, Rabu (29/4/2026).

Ia menambahkan, kehidupan yang rukun dan damai akan menciptakan suasana yang kondusif bagi masyarakat untuk beraktivitas, bekerja, dan beribadah dengan nyaman.

Menurutnya, sejak dahulu masyarakat Pematangsiantar dikenal menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan menghindari konflik yang dapat memecah belah.

“Jika kerukunan terjaga, maka pembangunan akan berjalan lancar. Kita semua adalah satu keluarga besar di Kota Siantar,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPD Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Kota Pematangsiantar, Chandra Yau, menilai capaian tersebut bukan hal yang mudah diraih.

Menurutnya, peningkatan peringkat dari posisi sebelumnya menunjukkan komitmen kuat seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama.

“Ini adalah hasil kerja bersama antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga,” kata Chandra.

[caption id="attachment_44493" align="alignnone" width="750"] Foto bersama Wali Kota Wesly Silalahi bersama para pengurus MUI Pematangsiantar. (diskominfosiantar)[/caption]

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.