Pematangsiantar, Sinata.id – Arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah mulai menunjukkan peningkatan signifikan di Stasiun Kereta Api Indonesia (KAI) Kota Pematangsiantar.
PT KAI Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara (Sumut) mencatat volume kedatangan penumpang di Stasiun Pematangsiantar pada arus mudik terus meningkat.
Hingga saat ini, tiket KA Siantar Ekspres yang telah terpesan untuk tujuan akhir Kota Pematangsiantar pada periode 11–21 Maret mencapai 7.137 lembar. Angka ini berbanding kontras dengan tiket keberangkatan dari Siantar yang hanya tercatat sebanyak 5.675 lembar.
Plt Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo menjelaskan, masa angkutan Lebaran 2026 ditetapkan selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026. Selama periode tersebut, KAI menyediakan total kapasitas sebanyak 37.312 tempat duduk khusus untuk KA Siantar Ekspres relasi Medan–Siantar (PP).
Hingga Selasa (16/3/2026), total tiket KA Siantar Ekspres yang terjual mencapai 23.096 lembar atau sekitar 62 persen dari total kapasitas yang disediakan.
“Persentase ini akan terus bergerak dinamis mengingat pemesanan tiket KA Siantar Ekspres baru dapat dilayani pada H-7 sebelum keberangkatan. Untuk hari ini, masyarakat baru bisa melakukan pemesanan hingga keberangkatan Selasa, 24 Maret 2026 mendatang,” ujarn Anwar, Rabu (18/3/2026).
Untuk mengantisipasi tingginya antusiasme penumpang, KAI telah menambah sarana pada rangkaian kereta sejak dimulainya masa angkutan Lebaran pada 11 Maret lalu.
“Kami telah menambahkan satu kereta kelas ekonomi pada rangkaian KA Siantar Ekspres. Jika pada kondisi normal membawa 3 kereta penumpang dan 1 kereta pembangkit, selama masa angkutan Lebaran ini KA tersebut membawa 4 kereta penumpang dalam sekali jalan guna memaksimalkan daya tampung,” tuturnya.
Selama tujuh hari pertama masa angkutan Lebaran (11–17 Maret), KA Siantar Ekspres telah melayani 10.749 pelanggan. Puncak kepadatan tertinggi diprediksi terjadi pada Rabu (18/3/2026), dengan sebanyak 1.942 tiket telah dipesan untuk keberangkatan. Angka tersebut mencapai okupansi 114 persen dari kapasitas harian normal sebanyak 1.696 tempat duduk.
Tingginya minat masyarakat menggunakan KA Siantar Ekspres yang beroperasi empat kali perjalanan sehari (dua keberangkatan dari Medan dan dua dari Siantar) didorong oleh harga tiket yang terjangkau serta keunggulan lokasi stasiun.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.