“Kami mengetahui bahwa flu sedang menyebar luas, dan saat ini intensitasnya cukup tinggi,” tambahnya.
CDC juga mencatat bahwa mayoritas kunjungan ke dokter akibat flu terjadi pada kelompok usia di bawah 24 tahun, khususnya anak-anak usia empat tahun ke bawah.
Menurut Milstone, kondisi tersebut tidak mengejutkan karena anak-anak kerap menjadi reservoir atau sumber penyebaran penyakit pernapasan.
“Mereka banyak berada di lingkungan yang memudahkan penyebaran virus, seperti sekolah, tempat penitipan anak, dan kegiatan bermain bersama,” jelasnya.
Ia menambahkan, terdapat kemungkinan jeda dalam data karena selama libur akhir tahun banyak anak yang mengunjungi keluarga dan kakek-nenek mereka.
Meski sejumlah indikator menunjukkan stabilisasi atau penurunan aktivitas flu selama dua pekan berturut-turut, CDC menegaskan tetap mewaspadai potensi gelombang kedua peningkatan kasus flu, yang kerap terjadi setelah masa libur musim dingin. (detik/A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.