Simalungun, Sinata.id - Kecelakaan maut terjadi di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Kabupaten Simalungun. Seorang pengendara sepeda motor, Ryan Syah Putra, meninggal dunia setelah terlibat tabrakan dengan truk Colt Diesel di ruas jalan Pematangsiantar–Tebing Tinggi, Rabu (24/2/2026).
Peristiwa tragis tersebut terjadi saat arus lalu lintas di jalur utama penghubung antar kota itu dalam kondisi normal.
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan para saksi, kecelakaan bermula ketika satu unit sepeda motor Honda Vario BK 3720 WAJ yang dikendarai korban melaju dari arah Pematangsiantar menuju Tebing Tinggi.
Diduga korban mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan tinggi. Saat berada di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut disebut terlalu mengambil jalur ke kanan hingga melewati marka jalan.
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju satu unit mobil Mitsubishi truk Colt Diesel BK 8468 XZ yang dikemudikan Sukri, datang dari arah Tebing Tinggi menuju Pematangsiantar.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindarkan.
Benturan keras terjadi di badan jalan dan mengakibatkan sepeda motor mengalami kerusakan parah. Korban terpental dan mengalami luka berat. Meski sempat mendapatkan penanganan, Ryan Syah Putra akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Keterangan tersebut disampaikan Kasat Lantas Polres Simalungun, Iptu Devi Siringoringo, melalui Kanit Gakkum Ipda Yancen Hutabarat.
“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, sepeda motor diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan mengambil jalur kanan sehingga bertabrakan dengan truk yang datang dari arah berlawanan,” jelasnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan faktor penyebab kecelakaan, termasuk kondisi kendaraan dan situasi jalan saat kejadian. Kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti.
Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras bagi pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, agar tidak memacu kendaraan secara berlebihan dan selalu menjaga posisi berkendara di jalur masing-masing.
Jalur Pematangsiantar–Tebing Tinggi dikenal sebagai salah satu ruas padat kendaraan berat. Kesalahan kecil di jalur tersebut dapat berujung pada kecelakaan fatal. (SN10)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.