Sinata.id
  • Indeks
  • Headline
  • News
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Pematangsiantar
    • Simalungun
  • Trending
  • Bisnis
    • Investasi
    • Keuangan
  • Sports
    • Bola
      • Liga Champions
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
  • Teknologi
    • AI
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Game
  • Rileks
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Entertainment
      • Seleb
    • Kolom
      • Religi
  • Wisata
No Result
View All Result
Sinata.id
No Result
View All Result
Sinata.id
No Result
View All Result
  • INDEKS
  • Headline
  • News
  • Trending
  • Regional
  • Nasional
  • Bisnis
  • Sports
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Wisata
  • Religi

Kembalinya Kedaulatan Pertaki – Pakalima: Simbol Penjagaan Kedaulatan Tanoh Pakpak

Editor: Tumpal Pandapotan
2 Desember 2025 | 17:42 WIB
Rubrik: Kolom
rapat koordinasi forkopimda pakpak bharat. ist

Rapat koordinasi Forkopimda Pakpak Bharat. ist

oleh: Anna Martyna Sinamo*

Keputusan penting diambil dalam rapat koordinasi Forkopimda Kabupaten Pakpak Bharat bersama tokoh adat suku Pakpak terkait polemik penamaan Batalyon 908 dan 906 yang bermarkas di Kabupaten Pakpak Bharat.

Dua batalyon yang sebelumnya dikenal dengan nama Gaja Dompak dan Sanalenggam akhirnya resmi diganti menjadi: Batalyon 908 PERTAKI dengan simbol senjata ANDAR dan Batalyon 906 PAKALIMA dengan simbol senjata LENGGER.

Perubahan nama ini menjadi momentum penting dalam pemulihan memori kolektif suku Pakpak, sekaligus penegasan bahwa penghormatan terhadap kearifan lokal merupakan bagian dari kedaulatan Tanoh Pakpak.

Makna Pertaki dan Pakalima dalam Adat Pakpak

Dalam tradisi Pakpak, Pertaki adalah sosok pemimpin adat atau raja kampung (lebbuh) yang memiliki peran multidimensi.

Ia adalah pengayom, penjaga adat, penegak keamanan, sekaligus sumber pendidikan moral bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan pepatah Pakpak: “Bana Bilalang Bana Biruru, Bana Lubalang Bana Guru.” (Dimana ada pemimpin, di situ ada pengayom; dimana ada penjaga, di situ ada guru.)

Sementara itu, Pakalima merupakan pembantu utama Pertaki yang bertanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban lebbuh.

Pakalima bekerja berdampingan dengan Pertaki dalam memastikan harmoni sosial tetap terjaga dan melindungi masyarakat dari ancaman luar.

Dengan menggunakan nama adat ini, dua batalyon tersebut kini membawa identitas lokal dan semangat kedaerahan yang selaras dengan sejarah suku Pakpak.

Luka Kolektif dari Nama Gaja Dompak dan Sanalenggam

Penolakan terhadap nama lama—Gaja Dompak dan Sanalenggam—bukan tanpa alasan. Bagi masyarakat Pakpak, kedua nama tersebut lekat dengan memori kelam masa Pemberontakan PRRI 1957–1958.

Di Tanoh Pakpak, pasukan pimpinan Kolonel Simbolon yang mengusung nama Gaja Dompak dan bersenjatakan Sanalenggam diduga melakukan kekerasan luas terhadap warga Pakpak.

Banyak keluarga kehilangan anggota, sebagian lainnya terpaksa: menyembunyikan identitas, pindah marga ke suku lain seperti Karo, Toba, dan Simalungun, bahkan menghilangkan marga mereka sendiri demi keselamatan.

Kisah ini masih hidup dalam ingatan masyarakat hingga kini, terutama melalui saksi hidup seperti H. M. Daud Berutu, MBA (80-an tahun).

Ia mengisahkan bagaimana saat duduk di kelas lima Sekolah Rakyat, dirinya menyaksikan langsung kekejaman pasukan tersebut di Kuta Singgabur—yang kini menjadi Desa Silima Kuta, Kecamatan STTU Julu, Kabupaten Pakpak Bharat.

Ia bahkan mengingat malam ketika ayahnya diculik oleh pasukan Gaja Dompak. Beruntung, ayahnya akhirnya diselamatkan warga dan kembali hidup esok harinya.

Kisah-kisah seperti inilah yang membuat nama lama batalyon dianggap membuka kembali luka sejarah.

Batalyon Diterima, Nama Lama Ditolak

Masyarakat Pakpak tidak menolak kehadiran batalyon di wilayah mereka. Sebaliknya, dua satuan teritorial tersebut dipandang sebagai potensi memperkuat pembangunan, stabilitas, dan peluang bagi generasi muda Pakpak untuk berkarier di TNI.

Namun nama yang sarat memori kekerasan tentu menimbulkan sensitivitas kultural. Karena itulah forum adat dan pemerintah daerah akhirnya mendorong perubahan nama.

Usulan tersebut kini telah melalui mekanisme dan tahapan yang berlaku, hingga akhirnya resmi disetujui.

Simbol Kedaulatan Tanoh Pakpak

Dengan disahkannya nama PERTAKI dan PAKALIMA, suku Pakpak melihat hal ini sebagai bentuk pemulihan harga diri kultural. Kedua nama tersebut bukan sekadar identitas baru, tetapi juga simbol bahwa: sejarah lokal dihargai, adat Pakpak diakui sebagai bagian dari kekayaan bangsa, dan kedaulatan Tanoh Pakpak tetap terjaga melalui nilai-nilai leluhur.

Ke depan, masyarakat Pakpak berharap keberadaan batalyon dapat berjalan selaras dengan budaya lokal dan memberi dampak positif bagi daerah maupun negara. (*)

Berita Terkait

menteri kebudayaan fadli zon me-launching buku sejarah indonesia di plaza insan berprestasi, kompleks kemendikdasmen, jakarta (14/12/2025). (foto: antara foto/indrianto eko suwarso)
Nasional

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Luncurkan 10 Jilid Sejarah Indonesia, Ini Daftarnya

Editor: Fetra Tumanggor
14 Desember 2025 | 23:05 WIB

Jakarta, Sinata.id – Kementerian Kebudayaan RI baru saja meluncurkan sebuah karya monumental: buku "Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global"....

Baca SelengkapnyaDetails
satuan reserse (satres) narkoba polres pematangsiantar bersama badan narkotika nasional (bnn) dan detasemen polisi militer i/1, gelar razia ke sejumlah tempat hiburan malam (thm), minggu 14 desember 2025.
Pematangsiantar

Satres Narkoba Polres Siantar Razia THM, Termasuk Nes Restobar & Premium Pool

Editor: Gunawan Purba
14 Desember 2025 | 22:17 WIB

Pematangsiantar, Sinata.id - Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Pematangsiantar bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Detasemen Polisi Militer I/1 razia...

Baca SelengkapnyaDetails
ilustrasi fase hidup (foto: atmajaya)
Rileks

Riset Terbaru, Usia 32 Tahun Masih Disebut Remaja, Ini Alasannya

Editor: Fetra Tumanggor
14 Desember 2025 | 20:52 WIB

​Jakarta, Sinata.id – Siapa bilang masa remaja usai setelah pesta kelulusan SMA? Bersiaplah untuk merevisi semua anggapan Anda! Dalam sebuah...

Baca SelengkapnyaDetails
pemerintah aceh resmi menggandeng dua lembaga perserikatan bangsa-bangsa (pbb), undp dan unicef, untuk mempercepat penanganan pascabencana banjir dan tanah longsor.
Nasional

Daftar Lokasi yang Belum Bisa Diakses Akibat Banjir Sumatera

Editor: Fetra Tumanggor
14 Desember 2025 | 20:15 WIB

Jakarta, Sinata.id – Upaya penanganan bencana yang melanda wilayah Sumatera, mulai dari Aceh, Sumatera Utara (Sumut), hingga Sumatera Barat (Sumbar),...

Baca SelengkapnyaDetails
kapolres langsa, dandim 0114/aceh timur, dan unsur forkopimda, salurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di kuala langsa.
Regional

Bantuan Kemanusiaan Tiba di Kuala Langsa, Polres dan TNI Distribusikan ke Tiga Wilayah Terdampak

Editor: Ariami Tambunan
14 Desember 2025 | 20:06 WIB

Sinata.id - Aparat keamanan bersama pemerintah daerah dan masyarakat Kota Langsa bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam...

Baca SelengkapnyaDetails

Berita Terbaru

Nasional

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Luncurkan 10 Jilid Sejarah Indonesia, Ini Daftarnya

14 Desember 2025 | 23:05 WIB
Pematangsiantar

Satres Narkoba Polres Siantar Razia THM, Termasuk Nes Restobar & Premium Pool

14 Desember 2025 | 22:17 WIB
Rileks

Riset Terbaru, Usia 32 Tahun Masih Disebut Remaja, Ini Alasannya

14 Desember 2025 | 20:52 WIB
Nasional

Daftar Lokasi yang Belum Bisa Diakses Akibat Banjir Sumatera

14 Desember 2025 | 20:15 WIB
Regional

Bantuan Kemanusiaan Tiba di Kuala Langsa, Polres dan TNI Distribusikan ke Tiga Wilayah Terdampak

14 Desember 2025 | 20:06 WIB
News

Insiden Penembakan Mengerikan Guncang Sydney, 10 Orang Tewas

14 Desember 2025 | 19:58 WIB
Regional

Bantuan Skala Besar Dikirim ke Aceh Lewat KRI 593

14 Desember 2025 | 19:57 WIB
Regional

PLN Kebut Pemulihan Listrik Aceh, Tower Emergency Pangkalan Brandan–Langsa Hampir Beroperasi

14 Desember 2025 | 19:51 WIB
Regional

Stok Beras Aceh Aman hingga Juni 2026 Meski Distribusi Terkendala

14 Desember 2025 | 19:46 WIB
Regional

Gubernur Jambi Serahkan Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar ke Pemerintah Aceh

14 Desember 2025 | 19:38 WIB
Bola

Tur Lionel Messi di India Diwarnai Ricuh dan ‘Aksi Selfie’ Pejabat Narsis

14 Desember 2025 | 19:32 WIB
Regional

3 Pekan Pascabencana, Elpiji Subsidi Baru Masuk Desa Jruek Balee, Warga Rela Antre

14 Desember 2025 | 19:31 WIB
  • Indeks
  • Pedoman
  • Privacy
  • Redaksi
  • ToS
  • News Map
  • Site Map
Seedbacklink

© 2025

logo sinata id new


PT. SINAR KEADILAN UTAMA (SINATA)
Jl. Merpati V No 2, Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 12320.

ALAMAT REDAKSI
Jl. Pdt. Justin Sihombing No. 162, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Pematangsiantar, 21139, Sumatera Utara.

📧 redaksisinata @ gmail.com

No Result
View All Result
  • Indeks
  • Headline
  • News
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Pematangsiantar
    • Simalungun
  • Trending
  • Bisnis
    • Investasi
    • Keuangan
  • Sports
    • Bola
      • Liga Champions
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
  • Teknologi
    • AI
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Game
  • Rileks
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Entertainment
      • Seleb
    • Kolom
      • Religi
  • Wisata

© 2025

logo sinata id new


PT. SINAR KEADILAN UTAMA (SINATA)
Jl. Merpati V No 2, Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 12320.

ALAMAT REDAKSI
Jl. Pdt. Justin Sihombing No. 162, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Pematangsiantar, 21139, Sumatera Utara.

📧 redaksisinata @ gmail.com