MENU
📍Siantar 📍Simalungun 📍Medan 📍Singkil 📍Taput 📍Sibolga
Keren! Pelajar Indonesia Temukan Celah Keamanan NASA, Nama Masuk Hall...
WA FB
Sains & Teknologi

Keren! Pelajar Indonesia Temukan Celah Keamanan NASA, Nama Masuk Hall of Fame

J Editor : Jansen Siahaan | 24 Apr 2026 | 14:20 WIB
Keren! Pelajar Indonesia Temukan Celah Keamanan NASA, Nama Masuk Hall of Fame
Lindan dan Vanda berhasil menemukan celah keamanan (vulnerability) pada situs web NASA. (tribunbanyumas)

Jakarta, Sinata.id – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Indonesia.

Sejumlah pelajar dari berbagai daerah berhasil meraih pengakuan internasional setelah menemukan celah keamanan (bug) dalam sistem milik badan antariksa Amerika Serikat, NASA.

Keberhasilan tersebut diperoleh melalui program Vulnerability Disclosure Program (VDP), yakni inisiatif resmi yang memungkinkan publik melaporkan kerentanan sistem secara etis.

Siswa Pinrang Raih Pengakuan NASA

Salah satu pelajar yang mencuri perhatian adalah Rehan, siswa SMAN 8 Pinrang, Sulawesi Selatan. Ia berhasil menemukan celah keamanan pada sistem NASA setelah mengikuti program VDP pada Januari 2026.

“Awalnya saya mengetahui program VDP dari NASA dan mencoba mencari celah keamanan pada sistem mereka,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Rehan mengaku sempat ragu, namun tetap mencoba karena meyakini setiap sistem memiliki potensi kerentanan.

Hasilnya, ia berhasil mengidentifikasi celah keamanan dan memperoleh apresiasi resmi dari NASA. Namanya pun tercatat dalam Hall of Fame sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya.

Belajar Otodidak Sejak SMP

Ketertarikan Rehan pada dunia teknologi informasi sudah muncul sejak bangku SMP. Ia mempelajari keamanan siber secara mandiri melalui internet, mulai dari ponsel hingga akhirnya menggunakan laptop dengan dukungan orang tua.

Selain dari NASA, Rehan juga pernah mendapatkan apresiasi dari Kementerian Komunikasi dan Digital serta sejumlah perguruan tinggi luar negeri, seperti TU Dresden (Jerman), University of Oslo, dan San Diego State University.

Ia bertekad terus mengembangkan kemampuannya di bidang keamanan siber agar dapat memberikan manfaat dan membanggakan keluarga.

Siswa Subang Gunakan Teknik OSINT

Prestasi serupa juga diraih oleh Firoos Ghathfaan Ramadhan, siswa kelas VIII SMP IT Alamy Subang, Jawa Barat. Ia berhasil menemukan celah keamanan menggunakan metode Open Source Intelligence (OSINT), yaitu teknik pengumpulan data dari sumber terbuka.

Firoos mengaku belajar bersama komunitas dan mengikuti diskusi daring untuk meningkatkan kemampuannya. Ia juga menerima surat pengakuan dari NASA atas temuannya tersebut.

Empat Siswa Lampung Barat Jadi White Hacker

Tak hanya itu, empat siswa SMKN 1 Liwa, Kabupaten Lampung Barat, juga berhasil menemukan celah keamanan dalam sistem NASA. Mereka adalah Farel Sapero, Ridho Julianto, Riski Permana, dan Naura Gifhari Azhar.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.