Pematangsiantar, Sinata.id — Pembangunan kios darurat di kawasan eks Gedung IV Pasar Horas, Kota Pematangsiantar, menuai sorotan tajam dari para pedagang.
Proyek yang dikabarkan menelan anggaran hingga miliaran rupiah tersebut dinilai dikerjakan tidak maksimal dan jauh dari harapan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah fasilitas vital belum berfungsi secara optimal. Saluran pembuangan limbah sisa cucian ikan dan daging terlihat tersumbat dan tidak mengalir sebagaimana mestinya. Kondisi ini menyebabkan genangan air, area kios menjadi becek, serta menimbulkan bau menyengat yang mengganggu aktivitas jual beli.
Sejumlah pedagang mengaku kecewa dengan kualitas pembangunan kios darurat tersebut. Mereka menilai pengerjaan proyek terkesan dipaksakan selesai tanpa memperhatikan aspek kebersihan, kenyamanan, serta kesehatan lingkungan, meskipun menggunakan anggaran publik bernilai besar.
Pedagang lainnya juga mempertanyakan transparansi serta mutu penggunaan anggaran proyek tersebut.
“Kami heran, anggarannya miliaran tetapi kondisinya seperti ini. Seolah hanya dikerjakan agar terlihat selesai. Akibatnya kami yang dirugikan, pembeli pun enggan datang karena bau dan kondisi kios yang becek,” kata Sangkot.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Pematangsiantar, Junaedi Antonius Sitanggang, menyatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) telah melengkapi fasilitas kios darurat, mulai dari drainase, air bersih, listrik, toilet, hingga CCTV, serta menargetkan percepatan relokasi pedagang. Namun, kondisi di lapangan dinilai belum sepenuhnya sejalan dengan pernyataan tersebut.
Sementara itu, Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PDPHJ) Kota Pematangsiantar, Bolmen Silalahi, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Sabtu (10/1/2026), menyampaikan bahwa pekerjaan kios darurat tersebut memang belum sepenuhnya rampung.
Ia menambahkan bahwa pihaknya telah turun langsung ke lokasi dan mendapati proses pengerjaan drainase masih berlangsung.
“Kemarin saya ke lapangan, drainase memang sedang dikerjakan,” pungkasnya. (SN10)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.