Lamhot juga menyinggung besarnya potensi industri kreatif global dengan mencontohkan Jepang yang sukses menjadikan anime sebagai penggerak ekonomi nasional.
Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan cerita dan talenta kreatif yang tak kalah besar, namun masih memerlukan strategi jangka panjang serta dukungan infrastruktur.
“Kita belum bicara jauh soal animasi dan potensi seperti anime di Jepang. Ini memang perjalanan panjang, tetapi harus mulai dipikirkan dari sekarang,” ujarnya.
Komisi VII DPR RI memastikan Panja Kreativitas dan Distribusi Film Nasional akan terus mengkaji berbagai persoalan struktural industri film, mulai dari distribusi, pembiayaan, hingga penguatan sumber daya manusia kreatif.
Melalui sinergi dengan Kemenekraf, DPR berharap industri film nasional dapat tumbuh lebih kompetitif dan menjadi salah satu motor baru pertumbuhan ekonomi Indonesia. (A18)
Sumber: Parlementaria
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.