Taylor Swift sendiri sempat mengungkapkan rasa syok dan ketakutannya setelah mengetahui adanya ancaman bom bunuh diri terhadap konsernya.
Dalam dokumenter The End of an Era (2025), Swift mengaku tidak pernah membayangkan konsernya hampir menjadi target aksi teror.
“Saya sangat bersyukur kepada pihak berwenang. Berkat mereka, yang kita tangisi hanyalah pembatalan konser, bukan hilangnya nyawa manusia,” ujar Swift. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.