MENU
Konsumsi Berlebih Sejumlah Makanan Ini Berisiko Perburuk Jerawat
WA FB
Hiburan

Konsumsi Berlebih Sejumlah Makanan Ini Berisiko Perburuk Jerawat

T Editor : Tumpal Pandapotan | 13 Feb 2026 | 11:25 WIB
Konsumsi Berlebih Sejumlah Makanan Ini Berisiko Perburuk Jerawat
Wajah berjerawat

Jakarta, Sinata.id -Sejumlah penelitian menunjukkan pola makan berperan dalam memperburuk kondisi jerawat, terutama pada individu dengan kulit rentan.

Karena itu, pembatasan konsumsi makanan tertentu dinilai dapat membantu menjaga keseimbangan hormon dan menekan peradangan yang berkaitan dengan munculnya jerawat.

Jerawat terjadi ketika pori-pori tersumbat oleh minyak (sebum) dan sel kulit mati, yang kemudian memicu peradangan. Faktor hormonal, respons imun, serta asupan makanan tertentu diketahui dapat memengaruhi proses tersebut.

Berikut 7 jenis makanan dan minuman yang kerap dikaitkan dengan memburuknya jerawat.

1. Karbohidrat olahan dan makanan tinggi gula

Roti putih, kue, minuman berpemanis, dan nasi putih termasuk kelompok makanan dengan indeks glikemik tinggi. Konsumsi jenis makanan ini dapat memicu lonjakan gula darah dan meningkatkan kadar insulin. Peningkatan insulin berpengaruh pada hormon androgen dan produksi sebum. Produksi minyak berlebih berisiko menyumbat pori-pori dan memperparah jerawat.

2. Susu dan produk turunannya

Susu sapi, keju, dan es krim sering dikaitkan dengan peningkatan jerawat pada sebagian orang. Kandungan asam amino dalam susu diduga merangsang produksi insulin-like growth factor-1 (IGF-1), hormon yang berperan dalam peningkatan produksi minyak kulit. Meski demikian, hubungan ini masih memerlukan kajian ilmiah lebih lanjut.

3. Makanan cepat saji

Fast food umumnya mengandung kalori tinggi, lemak jenuh, serta karbohidrat olahan. Pola konsumsi makanan ini dikaitkan dengan peningkatan risiko peradangan dalam tubuh. Peradangan sistemik dapat memengaruhi kondisi kulit dan memperburuk jerawat, terutama jika dikonsumsi secara rutin dalam jangka panjang.

4. Cokelat

Beberapa penelitian menemukan adanya peningkatan jumlah jerawat setelah konsumsi cokelat dalam periode tertentu. Efek tersebut diduga berkaitan dengan respons peradangan dan aktivitas bakteri penyebab jerawat. Namun, hasil studi mengenai kaitan cokelat dan jerawat masih menunjukkan temuan yang beragam.

5. Whey protein

Suplemen whey protein banyak digunakan untuk menunjang pembentukan massa otot. Kandungan asam aminonya dapat memicu peningkatan insulin dan IGF-1. Kadar IGF-1 yang tinggi berpotensi meningkatkan produksi sebum sehingga jerawat lebih mudah muncul pada kulit yang sensitif.

6. Makanan pemicu sensitivitas

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.