MENU
Konsumsi Energi Diprediksi Melonjak Saat Mudik, Stok BBM Dijamin Cukup
WA FB
Ekonomi & Bisnis

Konsumsi Energi Diprediksi Melonjak Saat Mudik, Stok BBM Dijamin Cukup

R Editor : Redaksi Sinata | 04 Mar 2026 | 16:49 WIB
Konsumsi Energi Diprediksi Melonjak Saat Mudik, Stok BBM Dijamin Cukup
Pertamina memproyeksikan lonjakan konsumsi bensin hingga 12% selama periode mudik dan Idul Fitri 2026, sementara pasokan BBM dijamin aman dengan ribuan SPBU siap layani masyarakat. (Ist)

Jakarta, Sinata.id — Menjelang momentum libur panjang Lebaran 1447 Hijriah, konsumsi bensin diproyeksikan meningkat tajam. PT Pertamina Patra Niaga memperkirakan permintaan BBM jenis bensin melonjak sekitar 12 persen dari konsumsi harian normal, menandai potensi lonjakan kebutuhan energi masyarakat di arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Proyeksi ini disampaikan dalam rapat koordinasi internal perusahaan di Jakarta Pusat pada Rabu (4/3/2026). Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyebut bahwa kenaikan dipicu oleh mobilitas masif masyarakat yang kembali merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.

“Pertalite, Pertamax, dan jenis bensin lainnya diperkirakan mengalami lonjakan konsumsi hingga sekitar 12 persen dari rata-rata normal harian,” ujar Roberth, dikutip Rabu (4/3/2026).

Lonjakan konsumsi bensin ini muncul menyusul pola mobilitas masyarakat yang kembali meningkat setelah pandemi dan didorong oleh waktu cuti yang relatif panjang. Aktivitas masyarakat di jalur transportasi utama seperti Pantai Utara Jawa (Pantura) hingga jalur antar provinsi diperkirakan mencapai puncaknya pada pertengahan Maret 2026.

Sementara permintaan bensin naik, BBM jenis solar atau gasoil justru diprediksi turun hampir 14,5 persen dibandingkan periode normal. Penurunan ini terkait dengan pembatasan operasional angkutan berat dan kendaraan logistik selama masa libur Lebaran, yang secara otomatis menurunkan kebutuhan bahan bakar untuk sektor itu.

Lebih jauh, Pertamina juga memproyeksikan penyaluran Liquified Petroleum Gas (LPG) meningkat sekitar 4 persen, sementara permintaan avtur turut meningkat meskipun dalam kisaran moderat. Hal ini mencerminkan kenaikan aktivitas perjalanan udara selama periode arus balik Lebaran.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan tersebut, Pertamina mengerahkan pasukan logistiknya dengan menyiapkan ribuan infrastruktur energi, termasuk SPBU dan agen LPG siaga di jalur mudik utama. Data internal perseroan menyebut ada ribuan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Pertashop yang beroperasi 24 jam untuk pelayanan masyarakat.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan kesiapan perusahaan dalam menjaga ketahanan pasokan energi nasional. “Stok BBM, LPG, dan avtur sudah terjaga dan mampu menghadapi lonjakan permintaan sepanjang masa mudik dan arus balik,” ujarnya pada konferensi pers yang sama.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.