MENU
Korban Tewas Musibah Ponpes Al Khoziny Bertambah Jadi 9 Orang
WA FB
News

Korban Tewas Musibah Ponpes Al Khoziny Bertambah Jadi 9 Orang

R Editor : Redaksi Sinata | 03 Oct 2025 | 17:34 WIB
Korban Tewas Musibah Ponpes Al Khoziny Bertambah Jadi 9 Orang
Hingga hari kelima evakuasi, korban tewas musibah Ponpes Al Khoziny sebanyak 9 santri, salah satunya dalam posisi sujud di balik reruntuhan. (Ist)

Sinata.id - Suasana duka masih menyelimuti Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Hingga Jumat (3/10/2025), tim SAR gabungan kembali menemukan empat jenazah santri yang tertimbun reruntuhan bangunan musala berlantai empat yang ambruk pada awal pekan. Dengan tambahan temuan ini, jumlah korban meninggal dunia resmi bertambah menjadi sembilan orang.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan seluruh korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi.

“Empat korban meninggal dunia kembali ditemukan hari ini. Dengan demikian, total korban jiwa tragedi Ponpes Al Khoziny menjadi sembilan orang,” ujar Abdul.

Pencarian 24 Jam Nonstop - 400 Personel Dikerahkan

Sejak bangunan musala runtuh pada Senin (29/9/2025), lebih dari 400 personel dari berbagai unsur dikerahkan untuk operasi pencarian. Basarnas, TNI-Polri, BPBD, pemadam kebakaran, dinas terkait hingga relawan bahu-membahu melakukan evakuasi selama 24 jam penuh secara bergantian.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan, pencarian dilakukan dengan kombinasi metode manual dan teknologi mutakhir, mulai dari Search Cam Flexible Olympus, Xaver 400 Wall Scanner, hingga Multi Search Leader. Namun, hasil pemeriksaan tidak lagi menunjukkan adanya tanda-tanda korban selamat.

“Langkah pencarian kini difokuskan pada evakuasi jenazah dan pembersihan puing menggunakan alat berat. Semua langkah dilakukan hati-hati agar tidak menimbulkan risiko tambahan,” tegas Suharyanto.

Korban Ditemukan dalam Kondisi Mengharukan

Salah satu momen yang menyayat hati terjadi saat tim SAR menemukan jasad santri bernama Rafi Catur Okta Mulya (17) pada Kamis (2/10/2025). Ia ditemukan dalam posisi sujud di zona A1 dekat pintu masuk musala, terhimpit cor-coran beton. Tepat di sampingnya, seorang santri lain bernama Syahlendra Haical (13) berhasil selamat.

Evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian karena kondisi bangunan masih rawan runtuh. Rafi dibawa ke RS Siti Hajar untuk proses identifikasi, sementara Haical dirawat intensif di RSUD Sidoarjo.

Tidak hanya itu, pada Jumat siang, tim SAR juga menemukan dua jasad lain di area tempat wudhu musala yang menjadi titik terparah tertimbun reruntuhan beton. Keduanya langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk pencocokan data antemortem dan postmortem.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.