MENU
Kuba Kembali Padam Total, Sistem Listrik Nasional Kolaps
WA FB
Dunia

Kuba Kembali Padam Total, Sistem Listrik Nasional Kolaps

T Editor : Tumpal Pandapotan | 22 Mar 2026 | 23:28 WIB
Kuba Kembali Padam Total, Sistem Listrik Nasional Kolaps
Listrik di Kuba padam total

Kuba, Sinata.id - Pemerintah Kuba mengumumkan pemadaman listrik nasional yang terjadi pada Sabtu (21/3/2026) malam waktu setempat setelah sistem kelistrikan negara itu mengalami gangguan total. Otoritas energi menyatakan proses pemulihan tengah dijalankan sesuai prosedur darurat.

Kementerian Energi Kuba menyebut pemutusan terjadi pada seluruh jaringan listrik nasional, menandai gangguan besar kedua dalam kurun waktu kurang dari sepekan. Sebelumnya, pemadaman serupa terjadi pada Senin (16/3).

Menjelang insiden terbaru, perusahaan listrik milik negara telah memperingatkan potensi kekurangan pasokan listrik signifikan. Defisit daya diperkirakan mencapai sekitar 1.700 megawatt pada periode beban puncak, yang berkontribusi pada rapuhnya sistem distribusi energi.

Krisis listrik di negara Karibia itu tidak berdiri sendiri. Dalam beberapa tahun terakhir, Kuba menghadapi tekanan berkepanjangan akibat keterbatasan bahan bakar, infrastruktur pembangkit yang menua, serta gangguan pasokan energi dari luar negeri.

Kondisi tersebut kerap memicu pemadaman listrik luas, bahkan hingga berjam-jam setiap hari di sejumlah wilayah .

Selain faktor teknis dan pasokan, dinamika geopolitik turut memperburuk situasi. Pemerintah Amerika Serikat dilaporkan membatasi distribusi energi ke Kuba melalui kebijakan embargo yang telah berlangsung sejak Revolusi 1959. Tekanan ini berdampak pada kemampuan negara tersebut menjaga stabilitas pasokan listrik.

Dalam beberapa pekan terakhir, Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga melontarkan pernyataan terkait Kuba, termasuk spekulasi mengenai masa depan pemerintahan di negara tersebut. Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan hubungan kedua negara.

Krisis energi yang berlarut-larut telah memengaruhi berbagai sektor vital di Kuba, mulai dari layanan kesehatan, pendidikan, hingga distribusi hasil pertanian.

Terbatasnya pasokan bahan bakar juga berdampak pada aktivitas ekonomi, termasuk sektor pariwisata yang menjadi salah satu sumber devisa utama negara.

Hingga Sabtu malam, pemerintah Kuba belum merinci penyebab teknis terbaru dari runtuhnya sistem listrik nasional, namun menegaskan upaya pemulihan sedang berlangsung secara bertahap. (A58)

Tag :
ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.