MENU
Lapangan Adam Malik Jadi Lokasi GPM, Warga Serbu Bahan Pokok Murah
WA FB
Pematangsiantar

Lapangan Adam Malik Jadi Lokasi GPM, Warga Serbu Bahan Pokok Murah

T Editor : Tumpal Pandapotan | 13 Feb 2026 | 14:25 WIB
Lapangan Adam Malik Jadi Lokasi GPM, Warga Serbu Bahan Pokok Murah
gerakan pangan murah

Pematangsiantar, Sinata.id - Pemerintah Kota Pematangsiantar menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) selama dua hari untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok menjelang Ramadan 1447 Hijriah/2026. Program tersebut berlangsung di Lapangan Adam Malik pada 12–13 Februari 2026 dan menyediakan berbagai komoditas pangan dengan harga di bawah pasar.

Kegiatan ini dijalankan di bawah kepemimpinan Wali Kota Wesly Silalahi dan dipantau langsung unsur pemerintah daerah bersama Tim Penggerak PKK kota. Warga terlihat memanfaatkan program tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan sistem pembayaran tunai maupun non-tunai melalui QRIS.

Sejumlah komoditas yang dijual dalam program itu antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, dan telur, serta komoditas hortikultura seperti cabai, bawang, tomat, dan aneka sayuran. Pemerintah menetapkan harga khusus selama kegiatan berlangsung, di antaranya beras SPHP kemasan 5 kilogram Rp51.500, minyak goreng 1 liter Rp11.000, telur satu papan Rp47.000, dan gula pasir 1 kilogram Rp15.000.

Selain itu, cabai merah dijual Rp7.500 per seperempat kilogram, bawang merah Rp14.000 per setengah kilogram, bawang putih Rp15.000 per setengah kilogram, serta cabai rawit Rp30.000 per kilogram.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar, L Pardamean Manurung, mengatakan GPM menjadi bagian dari langkah pengendalian inflasi daerah sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan nasional.

Menurutnya, intervensi pasar melalui penjualan pangan bersubsidi tersebut diharapkan dapat menekan gejolak harga dan menjaga keaterjangkauan bahan pokok. Pemerintah juga mengimbau warga berbelanja sesuai kebutuhan agar distribusi pangan merata selama periode menjelang Ramadan. (SN10)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.