MENU
Layak Ditiru, Warga Gotong-royong Bangun Rumah Penyandang Disabilitas...
WA FB
Berita

Layak Ditiru, Warga Gotong-royong Bangun Rumah Penyandang Disabilitas di Simalungun

G Editor : Gunawan Purba | 01 Nov 2025 | 17:53 WIB
Layak Ditiru, Warga Gotong-royong Bangun Rumah Penyandang Disabilitas di Simalungun
Rumah Porman sebelum dibongkar untuk dibangun kembali oleh warga

Simalungun, Sinata.id - Sikap peduli warga Nagori Dolok Parmonangan, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, layak untuk ditiru, seiring dengan gerakan gotong-royong memperbaiki dan membangun rumah penyandang disabilitas, Porman boru Nababan.

Camat Bandar Huluan, Akbar Putra Siregar bercerita, Porman merupakan seorang penyandang tunanetra, tunarungu dan tunawicara. Ia merupakan orangtua tunggal dari seorang putri, dan nenek dari seorang cucu.

Katanya, selama ini Porman menempati rumah tak layak huni. Dinding rumah yang ditempati wanita berusia 44 tahun tersebut, terbuat dari tepas. Kondisi rumah semakin memprihatinkan, dinding tepas sudah tampak lapuk, dan sebagian telah pula ditambal dengan karung bekas.

"Kita sangat prihatin dengan kondisinya. Kalau lahan rumah itu, itu merupakan pemberian almarhum orang tuanya. Bersama putri dan seorang cucunya, ia menempati rumah itu bertahun-tahun. Kalau bantuan, memang selama ini mereka dapat bantuan," tutur Akbar.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Miranti (21 tahun), putri Porman ini berperan sebagai tulang punggung keluarga. Ia memiliki satu orang anak, yang tak lain adalah cucu dari Porman.

Sebagai tulang punggung keluarga, Miranti harus bekerja serabutan. Baik sebagai buruh tani, maupun mencari lidi dari dahan kelapa sawit. "Hasilnya tak seberapa, membuat keluarga itu hidup pas-pasan," ucap Akbar, Sabtu 1 Nopember 2025.

Bahkan, tak jarang Miranti harus membawa anaknya yang masih berusia 2 tahun, ikut bersamanya untuk mencari nafkah. Meski terkadang, anaknya ia titip pada Porman dan tetangganya.

"Kasihan mereka, hidup dibawah garis kemiskinan. Anak ibu itu juga memilki keterbatasan. Ia memiliki anak, tapi tak punya suami," sebutnya.

Lebih lanjut Camat Bandar Huluan ini menuturkan, kalau dirinya sempat berpikir untuk mengusulkan program bedah rumah terhadap kediaman Porman. Hanya saja tahun ini Pemkab Simalungun tidak memiliki program bedah rumah.

"Kita awalnya ingin mengusulkan bedah rumah ke Pemkab (Simalungun), tetapi karena tahun ini tak ada program itu, jadi kita berinisiatif dari kawan-kawan yang ada di pemerintahan kecamatan dan UPT untuk mengumpulkan dana agar bisa memberikan rumah yang lebih layak. Ternyata, banyak warga yang menyambut positif," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.