MENU
Ledakan Kapal di Selat Hormuz, 3 WNI Dilaporkan Hilang
WA FB
Dunia

Ledakan Kapal di Selat Hormuz, 3 WNI Dilaporkan Hilang

T Editor : Tumpal Pandapotan | 09 Mar 2026 | 15:23 WIB
Ledakan Kapal di Selat Hormuz, 3 WNI Dilaporkan Hilang
Kemenlu

Jakarta, Sinata.id - Pemerintah Indonesia melaporkan tiga warga negara Indonesia (WNI) hilang dan satu lainnya mengalami luka bakar setelah kapal kerja Musaffah 2 mengalami ledakan dan kebakaran di perairan Selat Hormuz pada Jumat (6/3/2026) dini hari. Pemerintah juga meminta penyelidikan menyeluruh atas insiden tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Yvonne Mewengkang, menyampaikan peristiwa terjadi sekitar pukul 02.00 waktu setempat di wilayah laut yang berada di antara Uni Emirat Arab dan Oman. Saat kejadian, kapal berbendera Uni Emirat Arab itu tengah melakukan pengecekan terhadap kapal kontainer Safeen Prestige yang dilaporkan mengalami kerusakan.

“Ledakan dan kebakaran terjadi ketika kapal sedang melakukan pengecekan terhadap kapal kontainer tersebut,” kata Yvonne dalam keterangan video di Jakarta, Minggu (8/3/2026).

Baca: http://Retorika Perang Makin Panas: Trump Siap Perluas Serangan, Iran Tak Gentar

Menurut laporan yang diterima pemerintah melalui KBRI Abu Dhabi dan KBRI Muscat, kapal Musaffah 2 membawa tujuh anak buah kapal (ABK), termasuk empat WNI. Selain itu terdapat enam teknisi yang turut berada dalam operasi tersebut, salah satunya juga WNI.

Pada saat insiden terjadi, empat ABK WNI berada di atas kapal Musaffah 2. Sementara itu, teknisi WNI sedang berada di kapal kontainer Safeen Prestige.

Dari lima WNI yang terdampak peristiwa tersebut, satu ABK dilaporkan mengalami luka bakar dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit di Kota Khasab, Oman. Sementara satu teknisi WNI dilaporkan selamat dan telah tiba di Abu Dhabi.

Tiga ABK WNI lainnya hingga kini masih dalam pencarian oleh otoritas setempat. Pemerintah Indonesia melalui perwakilan diplomatik di kawasan tersebut terus berkoordinasi dengan otoritas Uni Emirat Arab dan Oman serta pihak perusahaan kapal terkait upaya pencarian dan penanganan korban.

“Kami terus melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait untuk proses pencarian awak WNI yang masih hilang serta memastikan perawatan korban yang selamat,” ujar Yvonne.

Selain itu, pemerintah juga menyampaikan perkembangan penanganan kasus kepada keluarga para korban di Indonesia.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.