MENU
Limbah Jerami Disulap Jadi Bahan Bakar: Inilah Terobosan BOBIBOS dari...
WA FB
Berita

Limbah Jerami Disulap Jadi Bahan Bakar: Inilah Terobosan BOBIBOS dari Bogor

T Editor : Tumpal Pandapotan | 13 Nov 2025 | 14:33 WIB
Limbah Jerami Disulap Jadi Bahan Bakar: Inilah Terobosan BOBIBOS dari Bogor
Bahan bakar dari limbah jerami padi bernama Bobibos

Bogor, Sinata.id – Sebuah terobosan energi terbarukan lahir dari Bogor. BOBIBOS, bahan bakar hasil olahan jerami padi, diperkenalkan PT Inti Sinergi Formula dan langsung menarik perhatian publik karena digadang mampu menggantikan bahan bakar fosil.

BOBIBOS dikembangkan untuk mengubah jerami, yang biasanya hanya dibakar di lahan, menjadi bahan bakar cair beroktan tinggi.

Melalui proses lima tahap biokimia, jerami diproses hingga menghasilkan bahan bakar dengan kualitas setara RON 98. Produk ini bahkan disebut bisa digunakan pada kendaraan bermesin bensin maupun diesel.

PT Inti Sinergi Formula menyediakan dua varian: BOBIBOS Putih untuk mesin bensin dan BOBIBOS Merah untuk mesin diesel. Satu hektare sawah diklaim mampu menghasilkan sekitar 3.000 liter bahan bakar, membuka peluang ekonomi baru dari limbah pertanian.

Teknologi di Balik Produksinya

Selain nilai komersial, BOBIBOS juga disebut punya nilai edukatif tinggi. Proses pembuatannya menyatukan ilmu kimia, bioteknologi, hingga teknik lingkungan—materi yang biasanya hanya dipahami secara teori di ruang kelas.

Tahapan utama produksinya antara lain:

-Pretreatment jerami untuk memecah lignin dan selulosa.

-Fermentasi biokimia menggunakan mikroorganisme.

-Distilasi dan pemurnian berdasarkan prinsip termodinamika.

-Uji kualitas meliputi nilai kalor, titik nyala, hingga emisi.

Melalui pendekatan ilmiah ini, pelajar bisa melihat bagaimana teori di laboratorium benar-benar diterapkan menjadi produk nyata.

Potensi dan Manfaat Lingkungan

Jika dikembangkan luas, BOBIBOS bisa membantu mengurangi ketergantungan Indonesia pada bahan bakar fosil. Pemanfaatan jerami juga mendukung konsep ekonomi sirkular, karena limbah pertanian diolah kembali menjadi energi yang bisa dipakai.

Dampak lain yang tak kalah penting, penggunaan jerami sebagai bahan baku dapat meminimalkan praktik pembakaran terbuka yang selama ini memicu polusi udara dan mengurangi kesuburan tanah. Dengan begitu, inovasi ini tak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memperkuat ketahanan energi dari aspek sosial hingga ekologi.

Masih Butuh Pembuktian Ilmiah

Meski menjanjikan, BOBIBOS masih berada dalam tahap uji coba dan belum mendapat izin edar dari Kementerian ESDM. Data teknis seperti komposisi kimia, efisiensi pembakaran, hingga uji emisi belum dipublikasi secara lengkap.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.