MENU
Lubang Hitam Supermasif di Alam Semesta Kini Melambat, Ini Penyebabnya
WA FB
Sains & Teknologi

Lubang Hitam Supermasif di Alam Semesta Kini Melambat, Ini Penyebabnya

J Editor : Jansen Siahaan | 08 Apr 2026 | 09:00 WIB
Lubang Hitam Supermasif di Alam Semesta Kini Melambat, Ini Penyebabnya
Ilustrasi Lubang Hitam Supermasif. (shutterstock)

Hasil analisis menunjukkan faktor utama perlambatan adalah menurunnya laju konsumsi materi oleh lubang hitam.

Kehabisan “Makanan” di Alam Semesta

Lubang hitam supermasif bergantung pada gas dingin sebagai sumber “makanan”, yang juga menjadi bahan utama pembentukan bintang. Seiring waktu, ketersediaannya menipis sejak periode cosmic noon.

“Tampaknya konsumsi materi oleh lubang hitam telah sangat melambat seiring bertambahnya usia alam semesta,” ujar peneliti Niel Brandt. “Ini kemungkinan besar disebabkan oleh berkurangnya pasokan gas dingin yang tersedia untuk diserap sejak masa cosmic noon,” tutupnya. (A02)

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.