MENU
📍Siantar 📍Simalungun 📍Medan 📍Singkil 📍Taput 📍Sibolga
Lulu Tobing: Boru Batak dari Cilacap yang Tetap Bersinar di Usia 48 Ta...
WA FB
Hiburan

Lulu Tobing: Boru Batak dari Cilacap yang Tetap Bersinar di Usia 48 Tahun

T Editor : Tigor Munthe | 29 May 2026 | 13:10 WIB
Lulu Tobing: Boru Batak dari Cilacap yang Tetap Bersinar di Usia 48 Tahun
Lulu Tobing. (Ist)

JAKARTA, Sinata.id  — Namanya identik dengan sosok Indah dalam sinetron Tersanjung yang menghipnotis jutaan penonton di penghujung 1990-an.

Kini, hampir tiga dekade kemudian, Lulu Tobing membuktikan dirinya bukan sekadar bintang era lawas — ia adalah aktris yang terus tumbuh dan makin diperhitungkan.

Perempuan bernama lengkap Lulu Luciana Tobing ini lahir di Cilacap, Jawa Tengah, 21 November 1977.

Sekilas tak ada yang menyangka ia berdarah Batak.

Namun darah Sumatera Utara itu mengalir kuat dari sang ayah, almarhum Basaruli Tobing.

Ibunya bernama Annie Rosniar. Meski lahir dan besar di Jawa, identitas Batak tetap melekat pada nama dan karakternya.

Sejak kecil Lulu tumbuh dalam keluarga Kristen.

Keyakinannya kemudian berubah ketika ia memutuskan menjadi mualaf menjelang pernikahannya dengan Danny Rukmana, cucu mantan Presiden Soeharto, pada 2006.

Pernikahan itu bertahan satu dekade sebelum akhirnya kandas pada 2016.

Lulu kemudian menikah lagi dengan Bani Maulana Mulia pada 2019, namun rumah tangga keduanya pun tak bertahan lama.

Di balik gejolak kehidupan pribadi, karier Lulu justru terus menanjak.

Segalanya bermula dari panggung Gadis Sampul 1992, ketika gadis berdarah Batak itu keluar sebagai juara pertama.

Dari sana ia merambah dunia akting — debut lewat sinetron Abad 21 pada 1996, lalu meledak bersama Tersanjung dua tahun kemudian, sebuah peran yang hingga kini tak terlupakan.

Setelah sempat vakum panjang, Lulu perlahan kembali ke layar lebar.

Dan tahun 2026 menjadi salah satu tahun tersibuknya. Ia tampil di dua film sekaligus: Tunggu Aku Sukses Nanti yang tayang Maret 2026, dan Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan produksi Rapi Films yang tayang sejak 13 Mei 2026.

Dalam film terakhir itu, ia memerankan Yuke, seorang ibu yang didiagnosis Alzheimer — peran yang ia sebut sebagai salah satu tantangan terberat dalam kariernya.

Demi menjaga keutuhan emosi karakter, Lulu rela mengisolasi diri selama proses syuting berlangsung.

"Ini ada penyakit yang saya tidak pernah tahu sebelumnya. Jadi lebih hati-hati menakar-nakar porsi yang pas gimana supaya tidak berlebihan," ujarnya dalam konferensi pers di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, 8 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.