“Ini adalah bentuk nyata dalam menanamkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin kepada pelajar, sekaligus upaya preventif terhadap infiltrasi ajaran yang bertentangan dengan Al-Qur’an dan Hadis,” tegasnya.
Sementara itu, apresiasi juga disampaikan oleh Drs. Sumar, perwakilan dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Sumatera Utara. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam pembentukan karakter dan integritas moral pelajar di tengah pesatnya perkembangan informasi dan pengaruh lingkungan.
“Program ini menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter berbasis agama. Ia menjadi penguat moralitas dan etika peserta didik agar tetap berada di jalur yang benar dalam proses pencarian jati diri,” ujarnya.
Bank Indonesia Kantor Perwakilan Pematangsiantar turut berpartisipasi dalam kegiatan ini melalui perwakilannya, Adriansyah. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pentingnya integrasi materi Ekonomi Syariah dalam kurikulum PDKU sebagai salah satu bentuk bekal spiritual sekaligus pemahaman keuangan berbasis nilai Islam.
“Kami berharap pengenalan Ekonomi Syariah menjadi bagian integral dalam pengajaran, agar generasi muda memiliki landasan etis dalam menghadapi dinamika ekonomi ke depan,” ungkapnya.
Pemerintah Kota Pematangsiantar pun menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan PDKU. Hal ini disampaikan langsung oleh Asisten II Pemko Pematangsiantar, Drs. Zainal Siahaan, yang turut hadir dan secara resmi membuka kegiatan tersebut.
“Pemko menyambut baik inisiatif ini sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul, beriman, dan berakhlak mulia. Kami yakin para peserta PDKU kelak dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Acara peluncuran turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Pematangsiantar, H. Rafii Basyir; Sekretaris Umum MUI, H. Ahmad Irwansyah Putra; perwakilan MUI Kota Tanjungbalai; para orang tua peserta; serta unsur pimpinan dan pengurus MUI Kota Pematangsiantar.
Peluncuran Program PDKU Angkatan I ini menandai langkah konkret MUI Kota Pematangsiantar dalam mencetak kader ulama muda yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan zaman dan menjadi pemimpin spiritual masa depan. (fs)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.