Pematangsiantar, Sinata.id - Menyambut arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemko Pematangsiantar bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) untuk mempersiapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Widya Satya Brata Mapolres Pematangsiantar, Rabu (11/3/2026).
Rapat dipimpin Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, sementara Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Zainal Siahaan. Sejumlah unsur TNI, kejaksaan, pimpinan OPD, serta instansi terkait turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Dalam rakor tersebut, masing-masing instansi menyampaikan kesiapan menghadapi momentum Lebaran, mulai dari pengamanan jalur mudik, pengaturan lalu lintas, kondisi infrastruktur jalan, hingga ketersediaan bahan bakar dan kebutuhan pokok masyarakat.
Mewakili Wali Kota Pematangsiantar, Zainal Siahaan menegaskan pentingnya koordinasi yang cepat serta penyampaian informasi yang menenangkan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kepanikan, terutama terkait kondisi jalan maupun harga kebutuhan pokok.
“Kami mengajak seluruh instansi untuk menjaga komunikasi yang efektif kepada masyarakat. Jika ada persoalan di lapangan, jangan lambat merespons. Respons cepat dari pemerintah sangat penting agar masyarakat merasa tenang,” ujar Zainal.
Baca: Kapolres Simalungun Hadiri Penutupan TMMD ke-127, Bukti Kuatnya Sinergi TNI-Polri
Ia juga mengingatkan organisasi perangkat daerah terkait agar segera menindaklanjuti laporan masyarakat, termasuk mengenai jalan berlubang yang berpotensi mengganggu kelancaran arus mudik.
Selain itu, Pemko Pematangsiantar telah menyediakan layanan informasi harga bahan pokok melalui platform digital Cik Laila (Cek Informasi Kebutuhan Pengendalian Inflasi Terintegrasi) yang dapat diakses masyarakat untuk memantau perkembangan harga di pasar.
Sementara itu, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Sitinjak menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama arus mudik, perayaan Idul Fitri, hingga arus balik.
“Operasi Ketupat ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat. Karena itu diperlukan kerja sama yang kuat antarinstansi agar seluruh rangkaian kegiatan mudik dan perayaan Lebaran dapat berjalan aman dan lancar,” kata Sah Udur
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.