MENU
Pabrik Sandal Swallow di Medan Ludes Terbakar
WA FB
Hukum & Peristiwa

Pabrik Sandal Swallow di Medan Ludes Terbakar

T Editor : Tumpal Pandapotan | 28 Jan 2026 | 15:12 WIB
Pabrik Sandal Swallow di Medan Ludes Terbakar
Kebakaran landa Pabrik sendal. ist

Medan, Sinata.id - Kebakaran hebat melanda pabrik sandal Swallow milik PT Garuda Mas Perkasa di Jalan KL Yos Sudarso, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.

Insiden yang berlangsung sejak Selasa malam (27/1/2026) hingga Rabu siang (28/1/2026), sempat memicu kekhawatiran luas di tengah masyarakat terkait dugaan adanya korban jiwa.

Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 12.11 WIB setelah petugas pemadam kebakaran berjibaku hampir 15 jam.

Kebakaran mengakibatkan sekitar 90 persen bangunan pabrik mengalami kerusakan berat, termasuk area produksi, gudang penyimpanan, serta sejumlah mesin cetak sandal.

Dampak kebakaran ini tidak hanya merusak fisik bangunan, tetapi juga melumpuhkan rantai produksi dan distribusi sandal Swallow.

Ribuan kodi sandal siap edar yang tersimpan di gudang logistik dilaporkan hangus terbakar, sementara peralatan produksi mengalami kerusakan parah akibat suhu ekstrem dan reruntuhan bangunan.

Di tengah upaya pemadaman, beredar informasi di masyarakat yang menyebutkan adanya puluhan korban jiwa yang diduga terjebak di dalam pabrik.

Isu tersebut menyebar cepat dan menimbulkan kepanikan, terlebih dengan terlihatnya sejumlah unit ambulans yang siaga di sekitar lokasi sejak dini hari.

Namun, manajemen PT Garuda Mas Perkasa membantah kabar itu. Perusahaan menyatakan seluruh karyawan yang bertugas pada sif sore telah terdata dan berhasil keluar dari area pabrik sebelum api membesar dan sebelum pergantian sif malam berlangsung.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan juga menyampaikan bahwa hingga proses pendinginan dilakukan, petugas belum menemukan adanya korban jiwa di lokasi kebakaran.

Meski demikian, penyisiran tetap dilakukan secara menyeluruh, terutama di area lantai dua bangunan yang dilaporkan paling terdampak dan kini dalam kondisi rapuh.

Selain isu korban, kebakaran juga berdampak pada kondisi lingkungan sekitar. Asap hitam pekat yang dihasilkan dari pembakaran material karet dan bahan kimia sempat menyelimuti kawasan Medan Deli, mengganggu jarak pandang serta pernapasan warga di sekitar lokasi.

Penyelidikan awal mengindikasikan kebakaran dipicu oleh gangguan teknis di ruang produksi.

Api diduga berasal dari percikan panas pada proses pembakaran karet yang kemudian mengenai instalasi lampu dan memicu korsleting listrik.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.