“Pada 19 April 2026 akan dilaksanakan Perayaan Paskah sekaligus misa. Gotong royong massal juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Paskah,” ungkapnya.
Daud menjelaskan, terdapat lima rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan, antara lain gotong royong membersihkan makam Katolik di Jalan Farel Pasaribu bersama para pelajar sekolah Katolik.
Selanjutnya, kegiatan pembersihan lingkungan dan drainase di kawasan Jalan Sibolga, Jalan Melanthon Siregar, dan Jalan MH Sitorus bersama empat paroki yang mencakup 11 gereja Katolik.
Selain itu, akan digelar Devosi Jalan Salib yang menghadirkan perwakilan umat dari setiap gereja Katolik. Kegiatan tersebut dimulai dari Monumen Raja Sangnaualuh Damanik.
Rangkaian kegiatan lainnya meliputi aksi solidaritas ke Lembaga Pemasyarakatan Pematangsiantar untuk berdoa bersama warga binaan yang beragama Katolik, kegiatan donor darah, hingga puncaknya Perayaan Paskah Agung.
Untuk kegiatan Jalan Salib, Daud berharap Wali Kota Wesly dan Sekda Junaedi dapat turut berpartisipasi dengan memanggul salib.
Kegiatan Jalan Salib direncanakan memiliki 14 titik pemberhentian hingga berakhir di Monumen Raja Sangnaualuh Damanik.
Daud juga berharap Wali Kota Wesly selalu diberikan berkat dalam memimpin roda pemerintahan Kota Pematangsiantar serta terus memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.
“Tidak hanya bagi umat Katolik, tetapi juga seluruh umat beragama lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Pastor Ambrosius Nainggolan turut menyampaikan terima kasih atas kolaborasi dalam Perayaan Natal Katolik Tahun 2025 bersama Pemko Pematangsiantar.
“Kami sangat berterima kasih. Umat Katolik juga mendukung seluruh program visi dan misi pembangunan daerah,” katanya.
Pertemuan tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Pastor Ambrosius. (rel)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.