Asahan, Sinata.id – Musibah kebakaran yang melanda Kecamatan BP Mandoge mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan.
Melalui Dinas Sosial (Dinsos), pemerintah daerah menyalurkan bantuan darurat kepada warga terdampak sebagai upaya mempercepat pemulihan pascakejadian, Rabu (21/1/2026).
Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok, antara lain pakaian dan bahan makanan, yang dinilai sangat dibutuhkan korban pada masa awal setelah bencana. Langkah ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah agar masyarakat tidak menghadapi dampak musibah seorang diri.
Sejumlah warga penerima bantuan di antaranya Benget Sampe Pakahan dari Desa Sei Kopas, serta Darman Rambe dan Arya Lesmana yang merupakan warga Desa Tomuan Holbung. Ketiganya mengalami kerugian materiil akibat kebakaran yang menghanguskan rumah beserta harta benda.
Proses penyaluran bantuan melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran Dinsos Asahan, pemerintah kecamatan dan desa setempat hingga Petugas Pelopor Perdamaian dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Kolaborasi lintas sektor ini dilakukan guna memastikan penanganan pascabencana berjalan efektif dan tepat sasaran.
Kepala Dinsos Kabupaten Asahan, Asrul Wahid, menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian serta tanggung jawab pemerintah daerah terhadap warganya yang tertimpa musibah.
“Pemkab Asahan akan terus meningkatkan kecepatan dan kualitas pelayanan sosial, khususnya dalam kondisi darurat, sebagai bagian dari komitmen mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan,” ujar Asrul.
Melalui respons cepat ini, Pemkab Asahan berharap para korban kebakaran dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas kehidupan secara normal dengan dukungan pemerintah dan masyarakat sekitar. (SN10)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.