MENU
Pasca Serangan Israel ke Iran, Benarkah Dunia di Ambang Perang Global?
WA FB
Dunia

Pasca Serangan Israel ke Iran, Benarkah Dunia di Ambang Perang Global?

R Editor : Redaksi Sinata | 28 Feb 2026 | 16:17 WIB
Pasca Serangan Israel ke Iran, Benarkah Dunia di Ambang Perang Global?
israel vs iran (5)

Teheran, Sinata.id - Serangan militer yang dilancarkan oleh Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026) memicu kekhawatiran global terkait kemungkinan konflik yang lebih luas. Serangan, yang disebut sebagai pre-emptive strike oleh pemerintah Israel, menandai eskalasi signifikan dalam hubungan kedua negara yang selama puluhan tahun tegang.

Israel mengatakan telah meluncurkan serangan “preventif” terhadap fasilitas militer dan target strategis di Iran untuk “menghilangkan ancaman terhadap keamanan nasional”, menutup wilayah udara dan memperingatkan risiko serangan balik dari Tehran. Serangan ini juga dikonfirmasi telah direncanakan bersama sekutu utamanya, Amerika Serikat.

Eskalasi ini terjadi di tengah diplomasi yang sedang berlangsung antara Washington dan Tehran, termasuk pembicaraan yang dipandu oleh Oman untuk mencapai kesepakatan baru atas program nuklir Iran. Serangan tiba ketika negosiasi belum memberikan hasil yang mengikat.

Sejumlah pemimpin dunia dan pengamat internasional menyatakan kekhawatiran atas dampak konflik ini. PBB, negara-negara Eropa, serta Rusia dan China menyerukan pengekangan dan dialog, mengingat kemungkinan konflik yang lebih luas bisa memicu ketegangan global yang serius.

Namun, sebagian analis dan politisi menilai narasi tentang kemungkinan Perang Dunia III sebagai berlebihan. Mereka menekankan bahwa meskipun ketegangan sangat tinggi, struktur geopolitik saat ini, termasuk keengganan kekuatan besar seperti Rusia dan China untuk terlibat secara militer langsung, membuat eskalasi menjadi perang dunia kurang mungkin dalam jangka pendek.

Narasi ekstrem seperti kemungkinan perang nuklir global sering mengemuka di media sosial dan diskusi publik, tetapi para pengamat menilai sebagian besar merupakan respons emosional terhadap ketidakpastian daripada indikator jalur konflik aktual yang melibatkan aliansi militer global.

Faktor yang Menahan Eskalasi Lebih Luas

  1. Peran Kekuatan Besar: Rusia dan China telah menyerukan de-eskalasi dan menekan semua pihak untuk menghindari benturan yang meluas, menunjukkan ketidakinginan mereka untuk langsung terlibat dalam konflik militer antara Israel dan Iran.

  2. Diplomasi dan Mediator: Meski serangan militer telah terjadi, beberapa negara serta mediasi internasional mencoba membuka kembali jalur diplomatik untuk mencegah konfrontasi yang lebih luas.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.