MENU
Pasokan Ikan di Pasar Pandan Menipis Pasca Lebaran, Harga Naik Signifi...
WA FB
Ekonomi & Bisnis

Pasokan Ikan di Pasar Pandan Menipis Pasca Lebaran, Harga Naik Signifikan

J Editor : Jansen Siahaan | 27 Mar 2026 | 10:22 WIB
Pasokan Ikan di Pasar Pandan Menipis Pasca Lebaran, Harga Naik Signifikan
Pasar Pandan di Tapanuli Tengah tampak lengang dari pedagang ikan pasca Lebaran. (sinata)

Tapanuli Tengah, Sinata.id – Pasca Lebaran 2026, pasokan ikan laut di pasar tradisional, khususnya Pasar Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, mengalami penurunan. Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan mendapatkan ikan segar.

Biasanya, pasar tersebut dipadati pedagang ikan. Namun, berdasarkan pantauan wartawan pada Jumat (27/3/2026), hanya sebagian kecil pedagang yang terlihat berjualan.

Sejumlah pedagang mengaku kesulitan memperoleh stok ikan dari nelayan. Akibatnya, sebagian dari mereka memilih tidak membuka lapak.

“Sebelum Lebaran, pasokan ikan masih cukup lancar. Namun setelah hari raya, banyak nelayan belum melaut, kemungkinan masih disibukkan dengan urusan keluarga atau karena faktor cuaca yang kurang mendukung,” ujar Mega, salah seorang pedagang ikan di Pasar Pandan.

Minimnya stok ikan berdampak pada kenaikan harga yang cukup signifikan, seiring tingginya permintaan pasar.

Beberapa jenis ikan mengalami kenaikan harga, di antaranya:

Ikan tongkol dari Rp30 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram

Ikan kerapu dari Rp40 ribu menjadi Rp57 ribu per kilogram

Ikan sebelah dari Rp40 ribu menjadi Rp57 ribu per kilogram

Ikan lidah Rp40 ribu per kilogram

Ikan kapas-kapas dari Rp35 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram

Udang dari Rp90 ribu menjadi Rp115 ribu per kilogram

Ikan mujair Rp35 ribu per kilogram

Ikan gabus dari Rp40 ribu menjadi Rp55 ribu per kilogram

Cumi kecil dari Rp40 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram

Mega menjelaskan, pedagang terpaksa menaikkan harga karena biaya untuk memperoleh stok ikan jauh lebih tinggi dibandingkan hari biasa.

Ia berharap para nelayan segera kembali melaut agar pasokan ikan kembali normal dan harga dapat stabil. (SN16)

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.