Di Amerika Serikat bagian barat daya, misalnya, gelombang panas ekstrem telah mendorong suhu melampaui 40°C, jauh di atas rata-rata normal. Analisis ilmiah menunjukkan kondisi tersebut hampir tidak mungkin terjadi tanpa pengaruh perubahan iklim akibat aktivitas manusia.
Para ilmuwan juga mewaspadai potensi munculnya fenomena El Niño pada paruh kedua 2026. Jika terjadi, fenomena ini diperkirakan akan semakin meningkatkan suhu global hingga berpotensi mencetak rekor baru pada 2027.
John Kennedy menyatakan bahwa kombinasi antara pemanasan global dan El Niño dapat mempercepat lonjakan suhu dalam waktu dekat.
Laporan WMO menegaskan bahwa tingkat karbon dioksida di atmosfer saat ini berada pada titik tertinggi dalam setidaknya dua juta tahun terakhir. Kondisi ini memperkuat bukti bahwa perubahan iklim didorong oleh aktivitas manusia.
Jika tidak segera ditangani, ketidakseimbangan iklim ini berpotensi membawa dampak jangka panjang terhadap lingkungan, ekonomi, dan kehidupan manusia di seluruh dunia. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.