MENU
Pembukaan MTQN ke-58 Pematangsiantar, Wali Kota Wesly Ajak Perkuat Ker...
WA FB
Pematangsiantar

Pembukaan MTQN ke-58 Pematangsiantar, Wali Kota Wesly Ajak Perkuat Kerukunan Umat Beragama

J Editor : Jansen Siahaan | 06 May 2026 | 14:33 WIB
Pembukaan MTQN ke-58 Pematangsiantar, Wali Kota Wesly Ajak Perkuat Kerukunan Umat Beragama
Kegiatan pembukaan MTQN ke-58 tingkat Kota Pematangsiantar tahun 2026. (diskominfosiantar)

Pematangsiantar, Sinata.id – Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kerukunan antarumat beragama.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-58 tingkat Kota Pematangsiantar Tahun 2026 di Lapangan Adam Malik, Rabu (6/5/2026).

Dalam sambutannya, Wesly menyebutkan bahwa Kota Pematangsiantar berhasil meraih peringkat ke-4 sebagai kota paling toleran di Indonesia. Capaian tersebut meningkat satu peringkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi Kota Pematangsiantar,” ujar Wesly.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan meningkatkan kerukunan antarumat beragama demi kemajuan daerah.

Wesly juga mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan pelaksanaan MTQN dengan baik. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan di bidang keagamaan, khususnya dalam meningkatkan pemahaman serta pengamalan nilai-nilai agama di tengah masyarakat.

[caption id="attachment_45948" align="alignnone" width="750"] Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, menyampaikan sambutannya. (diskominfosiantar)[/caption]

“MTQN menjadi sarana syiar Islam sekaligus ikhtiar untuk mengagungkan kalam Ilahi,” katanya.

Ia berharap melalui MTQN ini akan lahir qari dan qariah berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Pematangsiantar di tingkat provinsi hingga nasional.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pematangsiantar, Timbul Marganda Lingga, menyampaikan bahwa MTQN bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sarana untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“MTQN bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga momentum memperdalam ajaran Al-Qur’an serta mempererat silaturahmi,” ujarnya.

Ia pun mengajak para peserta untuk berkompetisi secara sportif dan menjadikan ajang tersebut sebagai bentuk ibadah.

Sebelumnya, Ketua Panitia MTQN ke-58, Muhammad Hamdani Lubis, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini berlangsung mulai 6 hingga 8 Mei 2026 dan diikuti oleh 371 peserta yang bertanding dalam sembilan cabang perlombaan.

[caption id="attachment_45949" align="alignnone" width="750"] Ketua DPRD Pematangsiantar, Timbul Lingga, menyampaikan sambutannya. (diskominfosiantar)[/caption]

Pelaksanaan lomba dipusatkan di beberapa lokasi, di antaranya Lapangan Adam Malik sebagai astaka utama, Gedung Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Ruang Data Pemko Pematangsiantar.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.