“Jangan sampai pasien yang sebenarnya berhak justru diminta pulang dan mengurus administrasi berjenjang. Banyak warga yang tidak mampu menghadapi prosedur seperti itu. Dengan tim khusus selama masa transisi ini, masalah bisa langsung ditangani di rumah sakit,” tegasnya.
Zainul berharap langkah proaktif dan kolaboratif berbasis data yang akurat dapat memastikan proses validasi PBI berjalan tuntas, sekaligus mencegah munculnya persoalan baru di kemudian hari. (A18)
Sumber: Parlementaria
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.