Pematangsiantar, Sinata.id – Maraknya kasus pencurian meteran air di Kota Pematangsiantar menuai keluhan dari sejumlah pelanggan.
Sebagian warga bahkan menilai Forum Komunikasi Pelanggan (FKP) tidak bekerja maksimal dalam menanggapi persoalan tersebut.
Menanggapi hal itu, Direktur Umum (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtauli, Arianto, membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan bahwa tugas FKP tidak berkaitan langsung dengan kasus kehilangan meteran air.
“Tugas FKP adalah melakukan survei terhadap pelanggan terkait pelayanan air minum, bukan menangani kasus kehilangan meteran,” ujar Arianto melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (30/3/2026).
Arianto menjelaskan bahwa kasus pencurian meteran air telah dilaporkan kepada pihak kepolisian, yakni Polres Pematangsiantar. Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para penadah, agar tidak menerima barang hasil curian tersebut.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa kegiatan FKP bersifat terbatas dan tidak mencakup seluruh pelanggan.
“Survei ini hanya dilakukan terhadap sampel pelanggan, bukan seluruh pelanggan,” tuturnya.
Menurut Arianto, FKP secara rutin setiap bulan melakukan survei terhadap sekitar 30 hingga 40 instalasi pelanggan. Hasil survei tersebut kemudian dirangkum dalam bentuk laporan sebagai bahan evaluasi pelayanan. (SN14)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.