MENU
Pengangguran di RI 7,35 Juta Orang
WA FB
Nasional

Pengangguran di RI 7,35 Juta Orang

T Editor : Tumpal Pandapotan | 05 Feb 2026 | 12:19 WIB
Pengangguran di RI 7,35 Juta Orang
Pelamar kerja

Jakarta, Sinata.id – Kabar terbaru datang dari pasar tenaga kerja Indonesia. Data menunjukkan grafik pengangguran yang terus melandai seiring dengan semakin banyaknya penduduk yang terserap ke sektor formal hingga pengujung tahun lalu.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah pengangguran di tanah air per November 2025 berada di angka 7,35 juta orang. Angka ini mencatatkan penurunan sebesar 109 ribu orang jika dibandingkan dengan kondisi pada Agustus 2025.

"Dengan demikian, jumlah orang yang menganggur mengalami penurunan," ungkap Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Penurunan beban pengangguran ini tercermin dalam Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang kini berada di posisi 4,74%, lebih rendah dari periode Agustus 2025 yang sempat menyentuh 4,85%. Menariknya, tren positif ini terjadi secara merata, baik pada kelompok pekerja laki-laki maupun perempuan, serta menjangkau wilayah perkotaan hingga pedesaan.

Secara keseluruhan, jumlah angkatan kerja Indonesia mencapai 155,27 juta orang. Dari angka jumbo tersebut, sebanyak 147,91 juta orang sudah berstatus bekerja, sedangkan sisanya merupakan angkatan kerja yang belum terserap pasar.

Ada pergeseran menarik dalam potret ketenagakerjaan kali ini. Amalia menjelaskan bahwa lapangan kerja formal menjadi magnet utama yang menyedot tenaga kerja baru.

"Proporsi pekerja formal pada November 2025 naik menjadi 42,30% dari total penduduk bekerja," tutur Amalia.

Peningkatan ini didorong kuat oleh bertambahnya jumlah buruh, karyawan, dan pegawai. Jika dibedah lebih dalam, potret penduduk yang bekerja terdiri dari: pekerja penuh: 100,497 juta orang (naik 1,85 juta), pekerja paruh waktu: 35,858 juta orang (turun 438 ribu) dan setengah pengangguran: 11,558 juta orang (turun 42 ribu).

Data BPS juga menunjukkan adanya kenaikan jumlah angkatan kerja sebesar 1,262 juta orang. Di sisi lain, jumlah penduduk yang masuk kategori bukan angkatan kerja justru menyusut sekitar 580 ribu orang menjadi 63,58 juta orang. (A58)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.