Trump juga melontarkan kritik kepada Perdana Menteri Inggris Keir Starmer yang tidak ikut serta dalam serangan, meski mengizinkan penggunaan pangkalan Inggris oleh pasukan AS.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan serangan Israel di selatan Beirut menewaskan enam orang dan melukai delapan lainnya. Perserikatan Bangsa-Bangsa mencatat sedikitnya 30.000 warga telah mengungsi akibat gelombang serangan udara.
Korban Terus Bertambah
Departemen Pertahanan AS mengidentifikasi empat dari enam tentara Amerika yang tewas akibat serangan drone terhadap pangkalan AS di Kuwait.
Di pihak Iran, Perhimpunan Bulan Sabit Merah melaporkan sedikitnya 787 orang tewas sejak konflik dimulai. Salah satu insiden paling mematikan terjadi di Minab, ketika serangan menghantam sekolah dasar khusus perempuan dan menewaskan hingga 168 orang.
Iran juga terus menembakkan puluhan rudal balistik ke Israel, meski sebagian besar berhasil dicegat sistem pertahanan udara. Sejauh ini, 11 orang di Israel dilaporkan tewas.
Respons Eropa dan Dampak Pasar
Presiden Prancis Emmanuel Macron memerintahkan kapal induk nuklir Charles de Gaulle bergerak dari Laut Baltik ke Laut Mediterania untuk membantu melindungi aset sekutu.
Tekanan pasar juga dipicu aksi jual saham teknologi besar seperti Samsung Electronics, SK Hynix, dan Hyundai Motor.
Otoritas keuangan Korea Selatan menyatakan siap mengaktifkan dana stabilisasi pasar lebih dari 100 triliun won jika volatilitas berlanjut.
Meski mayoritas saham melemah, beberapa sektor justru menguat. Saham pertahanan LIG Nex1 naik seiring ekspektasi permintaan meningkat, sementara saham kilang S-Oil sempat melonjak mengikuti kenaikan harga energi. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.