Jakarta, Sinata.id – Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Novita Hardini menekankan pentingnya membangun pers yang sehat dan menjaga kedaulatan informasi sebagai pilar penguat demokrasi serta ketahanan nasional di tengah derasnya arus transformasi global dan digitalisasi.
Pernyataan tersebut disampaikannya melalui rilis dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Selasa (10/2/2026).
Ia menilai tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” bukan sekadar slogan seremonial, melainkan cerminan kebutuhan strategis bangsa saat ini.
Menurut Novita, dinamika global yang penuh ketidakpastian menuntut kesiapan seluruh elemen nasional, termasuk sektor pers dan industri informasi.
Indonesia, kata dia, kini tak lagi berbicara tentang masa depan digital, sebab realitas tersebut sudah dijalani. Tantangannya adalah bagaimana mampu bertahan sekaligus tampil memimpin di tengah kompetisi global yang semakin ketat.
Ia menegaskan, keberadaan pers yang kredibel dan independen merupakan penopang utama demokrasi. Tanpa media yang sehat, arah demokrasi berpotensi kehilangan panduan.
Begitu pula dengan kedaulatan ekonomi dan informasi yang dinilainya saling terkait dalam memperkokoh posisi bangsa. Ketiganya, menurut dia, menjadi fondasi agar Indonesia tidak rapuh menghadapi tekanan eksternal.
Di akhir pernyataannya, Novita mengajak pemerintah, pelaku industri media, serta masyarakat mempererat kolaborasi guna membangun ekosistem informasi yang akuntabel dan bertanggung jawab.
Ia juga mendorong penguatan regulasi yang berpihak pada kepentingan nasional, seraya tetap memberi ruang bagi inovasi media tanpa mengesampingkan prinsip-prinsip jurnalistik. (A18)
Sumber: Parlementaria
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.