Hodak dan pasukannya mencoba melawan kemustahilan, yakni membalikkan ketertinggalan agregat 0-3 dari Ratchaburi. Walaupun tampak sulit, Hodak tetap menanamkan rasa optimistis kepada pasukannya dan siap tampil all out di hadapan Bobotoh.
“Bagi kami besok adalah laga yang penting. Di laga pertama, kami melakukan terlalu banyak kesalahan. Ada pertandingan di mana semuanya berjalan salah. Saya yakin laga nanti akan jauh lebih baik. Saya berharap stadion akan penuh,” harap pelatih 54 tahun itu.
Rekam Jejak Remontada di Tangan Bojan Hodak
Persib di tangan Hodak pernah beberapa kali mewujudkan remontada atau membalikkan keadaan di ajang ACL 2.
Kemenangan comeback pernah diukir Persib pada musim lalu di ACL 2024-2025 saat bertamu ke markas Lion City Sailors, 7 November 2024, di Stadion Jalan Besar, Singapura.
Gol balasan hadir melalui David da Silva (82’), sepakan roket Mateo Kocijan (90+3’), dan aksi Tyronne del Pino (90+5’). Persib akhirnya keluar sebagai pemenang meski pada musim tersebut Maung Bandung harus puas terhenti di fase grup kompetisi.
Musim ini, dalam laga Grup G menghadapi tuan rumah Selangor FC (Malaysia), 6 November 2025 di Stadion Petaling Jaya, Persib dikejutkan lewat gol cepat Chrigor Moraes pada menit ke-3. Gol bunuh diri Patricio Matricardi membuat Pangeran Biru semakin tertekan.
Namun pada paruh kedua, Andrew Jung memperkecil skor menjadi 1-2 pada menit ke-48. Lalu Adam Alis datang dari bangku cadangan dan mencetak brace pada menit ke-81 dan 90+7, sehingga Maung Bandung mengamankan tiga poin sempurna.
Hodak kembali menegaskan bahwa dalam sepak bola segala hal bisa terjadi, termasuk dalam partai kontra Ratchaburi di GBLA. “Dalam sepak bola, semuanya bisa saja terjadi,” ujarnya. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.