MENU
Pimpinan Iran Diamankan, Saluran Seluler dan Internet di Iran Mati Tot...
WA FB
Dunia

Pimpinan Iran Diamankan, Saluran Seluler dan Internet di Iran Mati Total

R Editor : Redaksi Sinata | 28 Feb 2026 | 16:51 WIB
Pimpinan Iran Diamankan, Saluran Seluler dan Internet di Iran Mati Total
Iran meluncurkan rudal balasan terhadap pangkalan militer AS setelah serangan Israel-AS. Ledakan terdengar di Bahrain, Kuwait, dan Abu Dhabi. (Ist)

Teheran, Sinata.id – Ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel memuncak dramatis. Pada Sabtu (28/2/2026), ledakan dahsyat mengguncang sejumlah negara Teluk, termasuk Kuwait, Bahrain, dan Uni Emirat Arab, tepatnya di lokasi-lokasi pangkalan militer AS.

Bahrain secara resmi mengonfirmasi bahwa markas Armada ke-5 Angkatan Laut AS menjadi sasaran serangan rudal Iran.

Dari udara, terlihat kolom asap membubung tinggi di daerah Juffair, lokasi Pangkalan Angkatan Laut AS, seperti dilaporkan Reuters.

Sementara itu, Al Jazeera Arabic melaporkan ledakan serupa terdengar di Kuwait dan ibu kota Uni Emirat Arab, Abu Dhabi.

Serangan Iran ini merupakan balasan langsung atas operasi militer yang dilakukan AS dan Israel terhadap wilayah Iran beberapa jam sebelumnya.

“Saya telah mengirim pesan kepada sumber-sumber saya yang menyatakan bahwa keterlibatan AS dalam serangan ini bertujuan untuk ‘memenggal rezim Iran’,” kata koresponden Al Jazeera yang memantau perkembangan di lapangan, dikutip Sabtu (28/2/2026).

Amerika-Serikat dan Israel Serang Iran, Operasi Berskala Besar

Pada Sabtu pagi waktu setempat, AS melancarkan serangan militer ke Iran yang disebut terkoordinasi dengan serangan pendahuluan Israel.

Laporan AFP dan CNN mengutip pejabat Washington menyebut, serangan ini “bukan operasi kecil” dan menargetkan lokasi-lokasi strategis militer di Iran.

Seorang pejabat AS, yang enggan disebut namanya, mengatakan bahwa serangan bertujuan untuk menekan ancaman militer Iran sekaligus melindungi pasukan AS di kawasan.

Meski begitu, Pentagon belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait serangan ini.

Ini menjadi serangan kedua di bawah arahan Presiden Donald Trump dalam kurun waktu kurang dari setahun.

Pada Juni 2025, sejumlah fasilitas nuklir utama Iran menjadi sasaran serangan Washington.

Iran Balas Serangan: Rudal Mengarah ke Israel

Tak berselang lama, Iran meluncurkan rudal ke wilayah Israel. Sirene peringatan terdengar di berbagai kota, memicu kekhawatiran publik.

“Masyarakat diminta untuk mengikuti instruksi Komando Pertahanan Dalam Negeri,” pernyataan resmi militer Israel dikutip Al Jazeera.

Angkatan Udara Israel segera mengambil posisi untuk mencegat dan menetralkan ancaman rudal.

Pejabat Iran menegaskan, balasan ini akan menghancurkan, menyasar peluncur rudal dan pangkalan yang mengoperasikan kendaraan udara tak berawak (UAV).

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.