MENU
📍Siantar 📍Simalungun 📍Medan 📍Singkil 📍Taput 📍Sibolga
Pola Makan Sehat Jantung: Pedoman Terbaru American Heart Association 2...
WA FB
Wisata & Kuliner

Pola Makan Sehat Jantung: Pedoman Terbaru American Heart Association 2026

J Editor : Jansen Siahaan | 04 Apr 2026 | 06:00 WIB
Pola Makan Sehat Jantung: Pedoman Terbaru American Heart Association 2026
Ilustrasi makanan sehat untuk jantung. (myoona)

Pematangsiantar, Sinata.id – American Heart Association (AHA) memperkenalkan rekomendasi pola makan sehat terbaru untuk mendukung kesehatan jantung.

Pedoman ini menekankan peningkatan konsumsi protein nabati, pembatasan daging merah, alkohol, dan makanan olahan, berbeda dari piramida nutrisi yang diterbitkan awal tahun ini oleh Menteri Kesehatan Amerika Serikat.

Menurut dokumen yang dipublikasikan di jurnal ilmiah Circulation, pola makan sehat menitikberatkan pada sayuran hijau,buah-buahan, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan minyak nabati.

Untuk makanan hewani, dianjurkan memilih ikan dan produk susu rendah lemak atau bebas lemak, sambil membatasi daging merah dan menghindari daging olahan.

Sembilan Prinsip Pola Makan Sehat

Dokumen AHA menguraikan sembilan prinsip utama untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular:

Menyeimbangkan asupan energi sesuai tingkat aktivitas

Mengonsumsi banyak buah dan sayuran

Memprioritaskan biji-bijian utuh daripada biji-bijian olahan

Memilih sumber protein sehat, terutama protein nabati

Memprioritaskan lemak tak jenuh dibanding lemak jenuh

Membatasi makanan olahan

Mengurangi tambahan gula

Mengurangi asupan garam

Membatasi atau menghindari konsumsi alkohol

Selain itu, direkomendasikan penggunaan minyak nabati seperti minyak biji-bijian, minyak alpukat, atau minyak kacang sebagai pengganti lemak hewani.

Perbedaan dengan Pedoman Sebelumnya

Dokumen baru AHA sebagian besar konsisten dengan panduan yang diterbitkan pada 2021, namun bukti ilmiah terkini lebih kuat, meningkatkan kredibilitas rekomendasi.

Berbeda dengan piramida nutrisi yang diumumkan oleh Menteri Kesehatan AS, model baru tersebut masih mendorong konsumsi protein dari daging dan susu murni, yang mengandung lemak jenuh lebih tinggi. Para ahli AHA menekankan bahwa sebagian besar orang sudah mengonsumsi protein cukup, sehingga memilih sumber protein sehat, terutama nabati, lebih penting.

Profesor Marion Nestle dari Universitas New York menegaskan bahwa pedoman ini melanjutkan prinsip dasar ilmu nutrisi:

Memprioritaskan makanan alami

Membatasi makanan olahan

Mengurangi tambahan gula

Manfaat Pola Makan Sehat

Dengan mengikuti prinsip-prinsip ini, American Heart Association menyatakan bahwa masyarakat dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan penyakit kronis lainnya, sambil mendukung pola hidup sehat yang berkelanjutan. (A02)

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.