“Bapak Presiden meminta kami, Menteri Keuangan, untuk memonitor bagaimana regulasi-regulasi untuk memperkuat situasi finansial dan juga menjaga prudensial dari perbankan kita,” kata Airlangga.
Pemerintah juga menilai perlu adanya kajian terhadap penguatan permodalan perbankan nasional, mengingat jumlah bank di Indonesia yang cukup banyak. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan sistem keuangan nasional di tengah dinamika ekonomi global.
Pertemuan ini menegaskan pendekatan kepemimpinan Presiden Prabowo yang mengedepankan kombinasi pengalaman, kewaspadaan, dan penguatan fundamental ekonomi sebagai kunci menjaga stabilitas nasional sekaligus memastikan Indonesia tetap tangguh dan adaptif menghadapi berbagai tantangan global. (A08)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.