MENU
Prabowo Targetkan Rupiah di Level Rp16.800-Rp17.500 pada 2027
WA FB
Ekonomi & Bisnis

Prabowo Targetkan Rupiah di Level Rp16.800-Rp17.500 pada 2027

T Editor : Tigor Munthe | 20 May 2026 | 12:38 WIB
Prabowo Targetkan Rupiah di Level Rp16.800-Rp17.500 pada 2027
Screenshot_20260520-123721~2

JAKARTA, Sinata.id  — Presiden Prabowo Subianto menargetkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada pada kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027.

Target tersebut disampaikan Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026), di tengah tekanan berat terhadap rupiah yang sempat menyentuh level terlemah sepanjang sejarah di angka Rp17.706 per dolar AS pada pertengahan Mei 2026.

“Strategi fiskal dan moneter kita haruslah strategi yang mampu untuk menjaga nilai tukar kita tetap stabil terhadap mata uang dunia,” ujar Prabowo.

Pemerintah juga menargetkan inflasi berada di kisaran 1,5 hingga 3,5 persen guna menjaga daya beli masyarakat dan menopang stabilitas ekonomi nasional.

Selain itu, asumsi makro RAPBN 2027 menetapkan suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun di rentang 6,5 hingga 7,3 persen.

Sementara defisit APBN diproyeksikan berada pada kisaran 1,80 hingga 2,40 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Di sisi fiskal, belanja negara dirancang pada level 13,62 hingga 14,80 persen PDB, sedangkan pendapatan negara ditargetkan mencapai 11,82 hingga 12,40 persen PDB.

Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027 dapat mencapai 5,8 hingga 6,5 persen sebagai langkah menuju target pertumbuhan 8 persen pada 2029.

Untuk mendukung stabilitas fiskal, pemerintah menetapkan asumsi harga minyak mentah Indonesia di kisaran 70 hingga 95 dolar AS per barel. Adapun lifting minyak ditargetkan 602 hingga 615 ribu barel per hari dan lifting gas sebesar 934 hingga 977 ribu barel setara minyak per hari.

Prabowo menegaskan stabilitas ekonomi tersebut diarahkan untuk menekan angka kemiskinan menjadi 6,0 hingga 6,5 persen serta menurunkan tingkat pengangguran terbuka ke kisaran 4,30 hingga 4,87 persen.

Dalam rapat tersebut, Prabowo didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, termasuk Airlangga Hartarto, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Purbaya Yudhi Sadewa. (A08)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.