MENU
Praktisi: Teror Dialami Awaluddin Bentuk Buram Penegakan Hukum
WA FB
Berita

Praktisi: Teror Dialami Awaluddin Bentuk Buram Penegakan Hukum

T Editor : Tumpal Pandapotan | 05 Nov 2025 | 14:12 WIB
Praktisi: Teror Dialami Awaluddin Bentuk Buram Penegakan Hukum
Awaluddin menyurati kepolisian terkait aktifitas judi togel, beberapa waktu lalu. foto: facebook

Pematangsiantar, Sinata.id – Dugaan percobaan pembakaran kios Awaludin Lumban Tobing di perempatan Jalan Tekukur-Jalan Merpati, Kota Pematangsiantar, dianggap tidak hanya menjadi aksi kriminal biasa.

Praktisi hukum Rico Nainggolan SH berpendapat, tindakan yang dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK) itu sebagai bentuk teror yang mengancam keselamatan warga dan cerminan suramnya penegakan hukum di Kota Pematangsiantar.

Dia menyoroti perlindungan negara terhadap warga yang justru beritikad baik. Alih-alih warga mendapatkan perlindungan karena menyuarakan ketidakbenaran, tetapi justru menjadi sasaran teror.

“Tindakan (teror) yang dialami Awaludin adalah bentuk buramnya penegakan hukum di Indonesia, khususnya di Kota Siantar,” tutur Rico kepada Sinata, Rabu (5/11/2025).

Rico menuturkan bahwa yang dilakukan Awaludin bentuk peran aktif dalam membantu menjaga Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat). Namun, upaya positifnya itu dibalas dengan intimidasi.

“Laporan warga harusnya ditanggapi, tapi Awaludin justru mendapat teror yang telah beritikad baik membantu menjaga kamtibmas di Siantar,” ujarnya, menyoroti kegagalan sistem.

Ia mendesak aparat untuk segera bertindak. Rico berharap jika Awaludin melapor atas insiden teror ini, Polres Pematangsiantar harus segera menindaklanjuti laporan tersebut secara serius.

[caption id="attachment_17247" align="alignnone" width="1600"] Awaluddin menyurati tentara terkait aktifitas judi togel, beberapa waktu lalu. foto: facebook[/caption]

Sebelumnya, Awaluddin mengalami dugaan teror berupa percobaan pembakaran warung miliknya pada Rabu (29/10/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. Teror itu diduga karena dia menyoroti aktifitas perjudian togel di kampung tempat tinggalnya.

Andai kata malam itu dia tak sigap, warung yang berada di perempatan jalan, itu bisa saja rata dengan tanah. Terlebih karena warung banyak terbuat dari papan.

Kepada Sinata, Senin (3/11/2025), Awaluddin bercerita malam kejadian dia bersama istrinya tidur di warung. Tidak lama kemudian, empat orang mendekati warung dengan suara tinggi, membicarakan korek api dengan nada yang tinggi.

Awaluddin menduga teror itu terkait dengan tindakan LSM Karya yang menyurati Polres Pematangsiantar, Rindam I/BB, Polisi Militer, dan Korem, terkait judi togel di Jalan Tekukur dan Jalan Merpati.

Surat tersebut dikirimkan pada hari yang sama saat teror berlangsung.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.