MENU
Prediksi Strategi dan Formasi Timnas, Irak Masih Jadi Lawan Angker!
WA FB
News

Prediksi Strategi dan Formasi Timnas, Irak Masih Jadi Lawan Angker!

R Editor : Redaksi Sinata | 11 Oct 2025 | 22:18 WIB
Prediksi Strategi dan Formasi Timnas, Irak Masih Jadi Lawan Angker!
Timnas Indonesia. (bolanet)

Sinata.id - King Abdullah Sport City di Jeddah akan jadi saksi laga yang penuh tensi antara Timnas Indonesia vs Irak. Kedua tim ini merupakan lawan lama yang selalu menghadirkan bayangan angker di setiap pertemuan. Dalam duel hidup-mati Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ini, skuad Garuda bukan hanya melawan tim kuat Timur Tengah, tapi juga sejarah panjang kekalahan yang belum kunjung terhapus.

Mampukah Patrick Kluivert mematahkan kutukan dan menulis babak baru untuk sepak bola Indonesia?

Para penggemar sepak bola tanah air tengah bersiap menahan napas. Minggu (12/10/2025) dini hari Waktu Indonesia Barat (WIB), skuad Garuda akan kembali turun di medan laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Lawan yang dihadapi adalah Timnas Irak yang bukan sembarang tim yang dijuluki Singa Mesopotamia, yang sejak lama menjadi momok menakutkan bagi Merah Putih.

Pertandingan yang akan digelar di King Abdullah Sport City Stadium ini bukan sekadar duel biasa, tapi laga penentu arah perjalanan mimpi Indonesia menuju pentas dunia.

Patrick Kluivert, sang pelatih Timnas Indonesia, kini berada di bawah tekanan luar biasa. Publik sepak bola nasional masih mengingat betapa getirnya kekalahan 2-3 dari Arab Saudi pada matchday pertama. Kini, harapan jutaan pasang mata tertuju padanya untuk membalikkan keadaan.

Kluivert tahu, menghadapi Irak bukan perkara mudah. “Kami menganalisis, membicarakan, dan melupakan kekalahan kemarin. Sekarang fokus kami hanya satu, Irak,” ujarnya, Sabtu (11/10/2025).

Sang pelatih asal Belanda itu paham bahwa dirinya tengah berada di persimpangan, yakni kemenangan bisa memompa semangat bangsa, kekalahan justru bisa mengubur harapan ke Piala Dunia.

Dan di balik tekanan itu, Irak tetap menjadi nama yang membuat jantung berdegup lebih cepat.

Irak, Lawan Lama yang Tak Pernah Lunak

Kalau bicara Irak, ini bukan sekadar lawan. Ini trauma yang belum sembuh. Statistik pun berbicara lantang, dari sembilan pertemuan terakhir, Indonesia hanya mampu menang sekali. Enam kali kalah, dua kali imbang. Catatan pahit yang membentang panjang, dari Sydney tahun 1973 hingga Doha 2024.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.