Selain pengalaman tempur, Zamir juga dikenal dekat dengan pusat kekuasaan. Ia pernah menjadi penasihat militer utama Perdana Menteri Israel dan memegang posisi penting dalam struktur pertahanan negara.
Pada 2015–2018, ia memimpin Komando Selatan yang berbatasan langsung dengan Gaza wilayah dengan tingkat konflik tinggi. Selanjutnya, ia menjabat Wakil Kepala Staf IDF pada 2018–2021 di bawah Aviv Kochavi.
Pada 2023, ia dipercaya menjadi Direktur Jenderal Kementerian Pertahanan Israel, memperkuat posisinya dalam pengambilan kebijakan strategis.
Pandangan Strategis dan Sikap Tegas
Secara akademik, Zamir memiliki latar belakang pendidikan di bidang ilmu politik dan keamanan nasional. Ia merupakan lulusan Tel Aviv University dan University of Haifa, serta pernah mengikuti program manajemen di Wharton School.
Ia dikenal memiliki pandangan tegas terhadap ancaman keamanan, termasuk terhadap Iran. Dalam beberapa kesempatan, ia menegaskan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir, bahkan jika harus dicegah melalui langkah militer.
Zamir juga mendorong penguatan teknologi militer, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), serta peningkatan kemandirian industri pertahanan Israel.
Sorotan dan Kritik Internasional
Kepemimpinan Zamir tidak lepas dari sorotan global, terutama terkait operasi militer Israel di Gaza. Sejumlah organisasi hak asasi manusia, seperti Amnesty International dan Human Rights Watch, menyoroti dampak besar konflik terhadap warga sipil.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga melaporkan kerusakan infrastruktur sipil, termasuk rumah sakit dan fasilitas publik lainnya.
Laporan berbagai pihak menyebutkan tingginya korban sipil, serta dugaan pelanggaran hukum internasional, termasuk serangan yang tidak proporsional dan pembatasan akses terhadap kebutuhan dasar seperti makanan, air, dan listrik.
Di sisi lain, pemerintah Israel menyatakan bahwa operasi militer tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan nasional.
Dengan pengalaman panjang di bidang militer dan pemerintahan, Zamir kini menjadi salah satu figur paling berpengaruh dalam menentukan arah kebijakan militer Israel.
Perannya tidak hanya sebagai komandan lapangan, tetapi juga sebagai penghubung antara keputusan politik dan implementasi strategi militer di tengah konflik yang masih berlangsung. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.