MENU
Rebutan Motor Warisan, Adik di Bengkulu Bacok Leher Kakak Kandung
WA FB
News

Rebutan Motor Warisan, Adik di Bengkulu Bacok Leher Kakak Kandung

R Editor : Redaksi Sinata | 22 Oct 2025 | 20:35 WIB
Rebutan Motor Warisan, Adik di Bengkulu Bacok Leher Kakak Kandung
Adik di Bengkulu tega bacok kakak kandungnya gara-gara rebutan motor warisan. Korban luka di leher dan dijahit 12 jahitan, pelaku ditangkap polisi. (Dok. Polresta Bengkulu)

Sinata.id - Pertikaian soal harta warisan kembali menelan korban. Di Bengkulu, seorang pria berinisial FR tega membacok kakak kandungnya sendiri, Roy Jhordy, hanya karena memperebutkan sepeda motor peninggalan orang tua mereka.

Insiden berdarah yang terjadi pada Senin malam (20/10/2025) di Kelurahan Kebun Tebeng itu membuat leher korban robek hingga harus dijahit 12 luka dan nyaris merenggut nyawa.

Menurut keterangan Kasubnit 1 Pidum Satreskrim Polresta Bengkulu, Ipda Leo Perdana Putra, keributan bermula saat korban sedang bersantai di dalam kamar kos sambil bermain ponsel.

Tanpa peringatan, pelaku, yang tak lain adik kandungnya sendiri, datang dengan penuh emosi dan langsung menjambak rambut sang kakak, lalu menyerang dengan benda tajam ke arah leher.

“Korban sempat berteriak minta tolong dan melarikan diri ke luar kos dengan kondisi berlumuran darah,” ungkap Ipda Leo, Rabu (22/10/2025).

Akibat sabetan itu, Roy mengalami luka robek serius di leher dan harus menjalani 12 jahitan di rumah sakit.

Warga sekitar yang panik langsung membawa korban ke fasilitas medis terdekat, sementara pelaku melarikan diri. Namun tak butuh waktu lama, polisi berhasil menangkap FR tak jauh dari lokasi kejadian.

“Pelaku sudah kami amankan. Dari hasil pemeriksaan, motifnya adalah sengketa harta warisan berupa sepeda motor yang diklaim milik orang tua mereka,” jelas Ipda Leo.

Hasil gelar perkara pun menetapkan FR sebagai tersangka. Ia kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi. [zainal/a46]

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.