MENU
Remaja 14 Tahun Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik, Polisi Tunggu...
WA FB
News

Remaja 14 Tahun Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik, Polisi Tunggu Hasil Forensik

T Editor : Tumpal Pandapotan | 18 Aug 2025 | 23:17 WIB
Remaja 14 Tahun Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik, Polisi Tunggu Hasil Forensik
IMG_20250818_231354

Simalungun, Sinata.id - Polisi menunggu hasil laboratorium forensik Polda Sumut terkait kematian FS (14), siswa SMP yang ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Veteran, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Rabu (6/8/2025).

Hasil analisis forensik itu diperkirakan keluar dalam dua minggu dan menjadi dasar langkah penyelidikan selanjutnya.

KBO Reskrim Polres Simalungun, Ipda Bilson Hutauruk, pekan lalu, mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti kasus ini secara cepat dengan mengirim sampel biologis serta barang bukti elektronik korban untuk pemeriksaan mendetail.

Sejumlah sampel tersebut, di antaranya, darah jantung, potongan hati, cairan lambung, rambut, serta kuku korban.

Selain itu, laptop dan ponsel milik korban turut diperiksa untuk menelusuri kemungkinan adanya petunjuk digital.

Siswa SMP Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat dan Kepala Terbungkus

Kematian Misterius Pelajar SMP dengan Kepala Terbungkus di Simalungun, Berikut Sejumlah Temuan Penting Polisi

Dijelaskan, pemeriksaan ini untuk memastikan apakah korban mengonsumsi zat berbahaya serta mencari informasi penting dari perangkat elektroniknya.

Terkait kematian korban, Polsek Perdagangan juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk keluarga korban, namun hasil penyelidikan baru akan diumumkan setelah laporan forensik rampung.

Korban ditemukan dengan kondisi mencurigakan, kepala tertutup plastik putih dan tangan diikat ke belakang. Jasad korban terbujur kaku di kamar rumah.

Penemuan bermula ketika ibunya, Suliani, yang sedang berada di Berastagi, meminta tetangga memeriksa rumah karena sang anak tidak menjawab telepon. Saat pintu didobrak, saksi mendapati korban sudah tidak bernyawa di kamar tidur.

Kematian Frans Stevenly kini tercatat dalam laporan resmi kepolisian dan ditangani sesuai prosedur hukum. Jenazah korban telah dimakamkan keluarga secara agama Buddha setelah proses otopsi selesai. (*)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.