Jakarta, Sinata.id - Antusiasme penggemar terhadap konser reuni F4 di Jakarta semakin memuncak setelah promotor Color Asia Live resmi merilis rundown lengkap acara FFOREVER 1st World Tour Live in Indonesia.
Konser yang menghadirkan Jerry Yan, Vic Zhou, Vanness Wu, serta vokalis Mayday, Ashin, akan berlangsung selama tiga hari di Indonesia Arena pada 28 hingga 30 Mei 2026.
Pengumuman tersebut menjadi perhatian penggemar karena terdapat perubahan jadwal pada hari terakhir konser. Promotor mengingatkan penonton agar tidak keliru terkait waktu kedatangan ke lokasi acara.
“Harap dicatat, hari ketiga akan dimulai satu jam lebih awal pada pukul 19.00 WIB,” tulis promotor dalam pengumuman resminya.
Sementara itu, konser pada hari pertama dan kedua tetap dimulai pukul 20.00 WIB.
Selain jadwal konser utama, promotor juga mengumumkan detail alur masuk venue serta mekanisme penukaran tiket yang wajib diperhatikan seluruh penonton.
Penukaran tiket atau wristband dibuka mulai pukul 09.00 WIB setiap hari selama konser berlangsung. Adapun gerbang venue akan mulai dibuka pada pukul 12.00 WIB.
Khusus pemegang tiket VIP, akses lounge mulai tersedia pukul 17.00 WIB. Pada waktu yang sama, akses masuk ke hall konser juga dibuka untuk seluruh penonton.
Promotor mengimbau para penggemar datang lebih awal guna menghindari antrean panjang, mengingat seluruh tiket konser telah habis terjual.
Selain itu, penukaran gelang konser hanya dapat dilakukan sesuai jadwal masing-masing hari pertunjukan. Berikut rinciannya:
Penonton hari pertama dapat menukar tiket pada 23 atau 28 Mei 2026
Penonton hari kedua dapat menukar tiket pada 24 atau 29 Mei 2026
Penonton hari ketiga dapat menukar tiket pada 25 atau 30 Mei 2026
Promotor menegaskan sistem tersebut diterapkan untuk menjaga ketertiban distribusi gelang sekaligus mengurangi kepadatan di lokasi acara.
Konser FFOREVER menjadi salah satu pertunjukan musik Asia paling dinantikan di Indonesia tahun ini. Reuni tiga anggota F4 disebut menjadi magnet utama yang membuat tiket konser langsung ludes terjual jauh sebelum hari pelaksanaan.
Bagi banyak penggemar, konser ini bukan sekadar pertunjukan musik, tetapi juga menjadi ajang nostalgia era drama Meteor Garden yang sempat fenomenal di Asia pada awal 2000-an.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.