Memasuki tahun 2026, industri smartphone tidak lagi semata-mata berlomba pada angka spesifikasi. Samsung Galaxy S26 Ultra hadir dengan pendekatan berbeda, memadukan performa ekstrem dengan pengalaman pengguna yang lebih manusiawi dan intuitif.
Samsung ingin menegaskan bahwa inovasi sejati tidak hanya tercermin dari skor benchmark, melainkan juga dari kenyamanan, efisiensi, serta relevansi penggunaan dalam kehidupan sehari-hari.
Desain Berubah Total, Lebih Nyaman Digenggam
Setelah bertahun-tahun mempertahankan desain bersudut tajam, Samsung akhirnya melakukan perubahan signifikan pada seri Ultra. Galaxy S26 Ultra kini mengusung desain sudut membulat (rounded-corner) yang membuatnya lebih nyaman digenggam, tanpa menghilangkan kesan premium dan maskulin yang menjadi ciri khas lini Galaxy Note.
Rangka ponsel ini menggunakan Titanium Grade 5, sehingga bodinya lebih ringan namun tetap kokoh dan tahan gores. Samsung bahkan mengklaim tingkat durabilitasnya setara dengan standar militer.
Layar 6,9 Inci Super Terang dan Hemat Daya
Dari sisi visual, Galaxy S26 Ultra dibekali layar 6,9 inci M14 OLED generasi terbaru. Layar ini diklaim mampu mencapai tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nits, sekaligus menawarkan efisiensi daya hingga 30 persen lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.
Fitur baru yang mencuri perhatian adalah Built-in Privacy Display, yakni mode anti-intip yang membatasi sudut pandang layar agar konten tidak mudah terlihat oleh orang di sekitar. Fitur ini dinilai sangat relevan bagi pengguna transportasi umum maupun pekerja mobile.
Untuk urusan performa, Samsung Galaxy S26 Ultra disebut akan ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 berbasis fabrikasi 2nm. Namun, di beberapa pasar tertentu, Samsung masih berpotensi menggunakan Exynos 2600 sebagai alternatif chipset. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.